Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Juni 2023 | 21.10 WIB

Idul Adha Sebentar Lagi, Berikut Niat Kurban dan Penjelasannya

Hewan kurban disiapkan peternak. Alfian Rizal/JawaPos - Image

Hewan kurban disiapkan peternak. Alfian Rizal/JawaPos

JawaPos.com - Pemerintah memutuskan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Kamis (29/6) mendatang. Jalanan sudah penuh dengan para penjual hewan kurban baik sapi maupun kambing. Umat Islam pun silih-berganti bertanya-tanya soal harga hewan tersebut.

Dalam tiap rangkaian ibadah yang dilakukan umat Islam, seyogyanya Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan untuk melakukan niat terlebih dahulu. Lantas, bagaimana niat saat hendak berkurban di momen Idul Adha?
 
Menjawab hal ini, Buya Yahya mengatakan bahwa niat untuk berkurban di momen Idul Adha cukup meskipun hanya dalam hati. 
 
 
Pasalnya, ia mengatakan saat seseorang memutuskan untuk membeli ataupun menyerahkan hewan kurban ke panitia penyelenggara itu pun sudah termasuk niat.
 
"Niat itu di dalam hati Anda. Waktu Anda membeli, Anda punya kambing lalu Anda setorkan ke panitia itu sudah niat untuk kurban. Kan udah selesai," ujar Buya Yahya dalam channel YouTube Al-Bahjah TV, dikutip JawaPos.com, Senin (26/6).
 
Adapun bacaan-bacaan niat berkurban dapat dilantunkan oleh panitia yang bertugas meyembelih hewan kurban. Hal ini, kata Buya Yahya diajarkan Nabi Muhammad SAW dan para ulama terdahulu.
 
Berikut adalah bacaan saat hendak menyembelih hewan kurban.
 
اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ, وَمِنْ أُمّةِ مُحَمَّد
 
Arab-latin: Allahumma taqobbal min Muhammad wa aali Muhammad, wa min ummati Muhammad
 
Artinya: "Dengan nama Allah Ya Allah, terimalah dari Muhammad dan dari keluarga Muhammad dan dari umat Muhammad."
 
Adapun dalam konteks hari ini, Buya Yahya menyebut bahwa nama Muhammad bisa digantikan dengan nama orang yang berkurban.
 
"Adapun nanti yang menyembelih kurban itu dia harus membaca para ulama mengajarkan allahumma taqobbal haza, min fulan, ini dari si fulan," jelasnya.
 
"Allah, terima ini dari si fulan," imbuh Buya Yahya.
 
Waktu menyembelih kurban, tukang sembelih pun menurutnya tinggal langsung menyembelih dengan bacaan basmalah.
 
"Dan bismillah pun ketika menyembelih sunnah kata Imam Syafi'i. Berbeda dengan Imam Ahmad bin Hambal baca bismillah adalah wajib," tandas Buya Yahya.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore