
Smartphone Honor X9c 5G. (Nanda Prayoga/JawaPos.com).
JawaPos.com - Setelah hampir satu tahun kembali beroperasi di Indonesia, Honor menunjukkan keseriusan memperluas jejak bisnisnya melalui inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan ekspansi jaringan ritel.
Pergerakan ini menandai fase baru kompetisi industri perangkat pintar di Tanah Air, yang kian bergeser dari perang spesifikasi menuju pengalaman ekosistem.
Arah bisnis Honor diyakini sejalan dengan tren global yang tampak pada gelaran Mobile World Congress (MWC) 2025, ketika banyak produsen mulai meninggalkan pendekatan tunggal pada smartphone dan beralih mengembangkan ekosistem AI.
Honor pun mengikuti pola serupa dengan memperkenalkan strategi terintegrasi yang menghubungkan smartphone, tablet, wearable, hingga perangkat interkonektivitas.
Pergersihan ini mencerminkan perubahan perilaku konsumen di Indonesia, dari sekadar mencari perangkat komunikasi menjadi mencari solusi yang dapat menunjang produktivitas, pembelajaran, dan kebutuhan rumah tangga.
Honor mengklaim bahwa teknologi AI mereka diarahkan untuk penggunaan praktis sehari-hari, bukan fitur demonstratif semata.
Sejumlah fitur AI yang dibawa Honor ke pasar lokal menjadi sorotan karena relevan dengan pola penggunaan masyarakat Indonesia, terutama pelajar, pekerja kreatif, dan profesional.
Beberapa fitur AI dimaksud yakni Magic Portal memudahkan navigasi multitugas melalui pintasan cerdas antar aplikasi. Lalu ada AI Eraser 2.0, AI Cutout, dan Outpainting memberi akses penyuntingan gambar setara aplikasi profesional tanpa proses rumit.
Selain itu ada AI Translate hadir untuk menerjemahkan teks dan percakapan secara real-time, menjawab kebutuhan mahasiswa dan pekerja lintas bahasa.
Honor menyebut fitur AI Imaging pada seri Honor 400 menjadi salah satu yang paling banyak digunakan sepanjang 2025.
Menurut Justin Li, President of Honor South Pacific, peningkatan penggunaan fitur tersebut menjadi indikator bahwa konsumen mulai melihat AI sebagai alat produktivitas yang nyata, bukan sekadar gimmick.
"Sepanjang 2025, fitur AI Imaging di HONOR 400 menjadi salah satu yang paling menonjol. Teknologi seperti AI Image-to-Video, AI Eraser 2.0, AI Cutout, dan AI Outpainting menjadi fitur sangat digemari karena mampu menghasilkan potret berkualitas tinggi sekaligus membuka ruang kreasi yang lebih luas bagi pengguna dalam membuat konten," kata Justin Li melalui keterangannya.
Selain itu, dengan lebih dari 80 persen transaksi smartphone di Indonesia masih terjadi secara offline, Honor menggenjot kehadiran fisiknya melalui pembukaan beberapa gerai.
Beberapa gerai menggabungkan area penjualan dan layanan purna jual dalam satu lokasi. Selain itu, Honor mengoperasikan 12 pusat layanan resmi serta menyediakan postal service untuk pengguna di kota yang belum terjangkau service center.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
