
Desain smartphone lipat Samsung Galaxy Fold.
JawaPos.com - Smartphone lipat tampaknya bakal menjadi 'primadona' tahun ini. Beberapa vendor sudah mulai mengenalkan perangkat pintarnya yang bisa dilipat itu. Terutama saat gelaran Mobile World Congress (MWC) 2019 di Barcelona, Spanyol, baru-baru ini. Di sana, banyak pabrikan smartphone mengungkap teknologi terkini soal smartphone lipat yang bakal membanjiri pasar teknologi dunia.
Pada MWC 2019, Huawei mengungkap smartphone lipatnya, yakni Mate X. Beberapa hari sebelumnya, Samsung juga mengungkap perangkat dengan aliran yang sama, yakni Galaxy Fold.
Sebagaimana JawaPos.com lansir dari laman Gizchina, Sabtu (2/3), kedua perangkat tersebut menjadi bintang terbesar MWC tahun ini. Mereka menandai munculnya smartphone lipat setelah bertahun-tahun hanya terdengar romor, bocoran, maupun konsep paten saja.
Menariknya, smartphone lipat besutan Huawei dan Samsung menggunakan bahasa desain yang sangat berbeda. Malahan CEO Huawei Richard Yu menilai bahwa desain pilihan Samsung Galaxy Fold sangat buruk.
Yu mengungkapkan kepada BusinessInsider bahwa Huawei sebelumnya membuat tiga ponsel lipat yang berbeda rancangan maupun desainnya. Salah satunya terlihat sangat mirip dengan Samsung Galaxy Fold dalam beberapa aspek.
Yu mengaku bahwa Huawei tidak menggunakan desain tersebut. Dia pun membatalkan pengembangan prototipe ini karena dianggap sebagai 'pilihan' yang buruk untuk desain produk akhir. Yu bahkan mengklaim bahwa yang dilakukan Huawei lebih baik dari itu.
Bos Huawei menyebut bahwa Samsung yang memiliki dua layar ponsel, layar depan dan layar belakang. Hal itu membuat ponsel terlalu berat dan akibatnya kurang nyaman untuk digunakan. Dengan pernyataan ini, Richard Yu jelas berbicara tentang smartphone saingannya.
Kendati demikian, baik handset Samsung dan Huawei akan bertarung dalam beberapa bulan ke depan untuk memimpin segmen smartphone baru ini. Tentu saja, lomba ini akan diikuti oleh anggota lain, seperti Motorola dalam beberapa bulan mendatang. Para vendor smartphone yang memulai tren ini tentu tidak diragukan lagi akan memiliki lebih banyak waktu untuk menguji pasar, serta akan mengembangkan lebih banyak pengalaman dengan produk-produk baru.
Terlepas dari pandangan bos Huawei soal ejekan desain Samsung yang jelek, smartphone yang dapat dilipat masih merupakan konsep baru dan harus tetap menjadi perangkat khusus untuk beberapa tahun ke depan. Dalam beberapa waktu mendatang, mungkin akan dijumpai desain-desain smartphone yang lebih 'extreme' ketimbang Samsung dan Huawei.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
