
Ilustrasi Trump Mobile T1, smartphone yang katanya merupakan merek dari presiden AS Donald Trump. (Variety).
JawaPos.com - Dunia teknologi dihebohkan oleh langkah mengejutkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Tak puas hanya mendulang keuntungan dari hotel, lapangan golf, hingga Alkitab berlabel Trump, kini ia bersama keluarganya merambah ke industri ponsel pintar atau smartphone dengan meluncurkan Trump Mobile.
Lewat pengumuman resmi pada Senin (16/6), dua putra Trump, Eric Trump dan Donald Trump Jr., menyatakan akan merilis smartphone bernama T1, ponsel Android berlapis emas seharga USD 499 atau sekitar Rp 8 jutaan, lengkap dengan layanan telepon seluler dan fasilitas telemedis 24 jam dengan biaya langganan.
Namun peluncuran ini menyisakan banyak tanda tanya. Meski diklaim akan dibuat di Amerika Serikat, hingga kini tidak jelas di mana dan bagaimana produksi ponsel ini akan dilakukan, mengingat AS nyaris tak memiliki infrastruktur manufaktur ponsel sekelas itu.
Bahkan layanan kesehatan yang dijanjikan Trump Mobile disebut jauh lebih mahal dari harga paketnya, menimbulkan spekulasi soal kualitas dan kredibilitasnya.
Mengutip New York Times, Trump Mobile berada di bawah lisensi T1 Mobile LLC, perusahaan baru yang didirikan di Florida pada April 2025.
Meskipun keluarga Trump mengaku hanya “meminjamkan nama” untuk proyek ini, langkah ini tetap memicu kekhawatiran soal konflik kepentingan. Pasalnya, industri telekomunikasi adalah sektor yang sangat diatur oleh pemerintah federal, yang kebetulan masih dikendalikan oleh ayah mereka sendiri.
Menariknya, peluncuran ini dilakukan tepat 10 tahun sejak Donald Trump pertama kali turun dari eskalator di Trump Tower untuk mengumumkan pencapresannya. Narasi politik pun kental terasa.
Dalam pengumuman resminya, Trump Organization menyebut ini sebagai kelanjutan dari perjuangan “melawan arus sistem” melalui produk buatan dalam negeri.
T1 menjadi tambahan terbaru dalam jajaran produk Trump, setelah sebelumnya menjual sepatu sneakers, jam tangan, gitar hingga kitab suci berlabel Trump. Setelah kemenangan Trump di pemilu kedua, keluarganya juga meraup kekayaan besar lewat proyek digital currency, semuanya memicu kritik tajam dari para pakar tata kelola pemerintahan, yang menyebut ini sebagai “titik konflik kepentingan paling parah dalam sejarah presiden AS.”
Apakah Trump Mobile akan sukses dan menjadi simbol baru patriotisme Amerika, atau justru jadi proyek ambisius yang gagal di tengah jalan? Satu hal pasti: seperti biasa, Trump tidak pernah melakukan sesuatu dengan setengah hati.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
