
Ilustrasi: Pabrik smartphone Xiaomi.
JawaPos.com - Pendiri Xiaomi, Lei Jun resmi mengumumkan tonggak penting bagi perusahaannya. Hal tersebut ditunjukan dengan pembukaan resmi pabrik pintarnya di Changping, Beijing. Ini bukan sembarang pabrik, perusahaan ini memiliki lini produksi yang dikembangkan sendiri dan mampu menghasilkan lebih dari 10 juta smartphone andalan per tahun.
Pengumuman tersebut menandai fasilitas manufaktur milik sendiri berskala besar pertama milik Xiaomi. Sekaligus, pabrik tersebut merupakan lompatan besar dalam ambisi manufaktur cerdasnya.
Dilansir dari Gizmochina, kabar ini muncul hanya beberapa hari sebelum peluncuran Xiaomi 14 Ultra yang sangat dinantikan. Menariknya, Lei Jun mengonfirmasi bahwa teknologi inovatif Xiaomi 14 Bay Blue dan 14 Ultra telah divalidasi di pabrik ini. Tapi apa sebenarnya yang membuat pabrik ini begitu pintar?
Pabrik ini membanggakan tingkat pengembangan mandiri sebesar 96,8 persen yang mengejutkan untuk pengujian komponen dan peralatan pengemasan dan 100 persen sempurna untuk perangkat lunak pabriknya.
Tingkat pengembangan internal ini diklaim bisa menghasilkan proses produksi yang sangat otomatis dan digital. Dengan demikikan mesin tersebut mampu melakukan analisis mandiri dan pengambilan keputusan berdasarkan data waktu nyata.
Intinya, pabrik ini dapat belajar dan berkembang sendiri, memastikan kualitas dan efisiensi yang konsisten. Ini bukan upaya pertama Xiaomi dalam bidang manufaktur cerdas.
Pabrik cerdas pertama perusahaan tersebut, berlokasi di Beijing Yizhuang, mulai beroperasi pada akhir tahun 2019. Namun, pabrik di Changping jauh lebih kecil dari pendahulunya, dengan ukuran sepuluh kali lebih besar dan mencakup lini produksi cerdas generasi kedua untuk telepon pintar.
Lini produk ini mencakup segalanya mulai dari pemasangan dan pengujian papan sirkuit hingga perakitan akhir, pengemasan, dan pengiriman, dengan perkiraan nilai keluaran sebesar CNY 60 miliar per tahun.
Sementara smartphone 14 Ultra, yang akan diluncurkan pada 22 Februari, diharapkan menampilkan kamera utama Sony LYT900 yang bertenaga dengan OIS dan aperture variabel hingga f/1.6. Selain itu, ia akan memiliki tiga kamera sekunder, termasuk lensa ultrawide 50 MP, telefoto 50 MP, dan lensa telefoto periskop 50 MP.
Selain itu, diharapkan memiliki punggung dan layar datar, layar AMOLED 6,73 inci dengan kecepatan refresh 120Hz dan dukungan HDR10+, serta opsi bingkai titanium. Beratnya di bawah 220 gram dan termasuk prosesor Snapdragon 8 Gen 3, RAM 16GB, penyimpanan 512GB, dan baterai 5.300 mAh dengan pengisian cepat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
