
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melanjutkan koreksinya pada perdagangan Jumat (25/9), (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melanjutkan koreksinya pada perdagangan Jumat (25/9), setelah ditutup melemah sebesar 1,2 persen ke level 6,298 pada perdagangan Kamis (24/9).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6,208-6,258. Area penguatan terdekat IHSG berada di 6,322-6,344.
Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentang 6,267-6,108 sedangkan resistance di level 6,440-6,535.
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Jumat (25/9), yakni PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).
Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham INCO sebelumnya terkoreksi 1,46 persen ke level 4.720 dan disertai munculnya tekanan jual. Pergerakan saham juga belum mampu menembus MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan, selama INCO masih mampu berada di atas level 4.600 sebagai stop loss, posisi saham tersebut sedang berada di awal wave [c] dari wave B. Investor dapat menerapkan strategi Trading Buy pada kisaran 4.660-4.710, dengan target harga 5.000 hingga 5.300 dan stop loss di bawah 4.600.
Berikutnya, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham MDKA sebelumnya terkoreksi 0,65 persen ke level 3.060 dan disertai tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi MDKA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [a] pada label hitam. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 2.980-3.060, dengan target harga 3.180 hingga 3.210 dan stop loss di bawah 2.930.
Selanjutnya, saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham SSIA sebelumnya menguat 2,04 persen ke level 1.750 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Namun, pergerakannya belum mampu menembus MA20.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022