
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara terkait dengan penarikan belanja pemerintah daerah oleh pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, sebagian belanja pemerintah daerah ditarik ke pemerintah pusat untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembangunan infrastruktur di daerah.
Purbaya mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan karena pemerintah pusat menemukan sejumlah alokasi anggaran daerah yang dinilai tidak tepat sasaran.
“Pada waktu itu kelihatan sekali di daerah alokasinya tidak tepat sasaran dan belanjanya nggak pas juga. Sehingga sebagian ditarik ke pusat dan pusat yang membelanjakan dalam bentuk pembangunan infrastruktur di daerah,” ujar Purbaya dalam diskusi INDEF, Jakarta, Kamis (3/9).
Baca Juga:Pesawat Garuda Rute Jakarta–Makassar Pecah Ban, Ari Lasso dan Penumpang Lain Dipastikan Selamat
Purbaya mengatakan, penarikan belanja daerah sekitar Rp 200 triliun tidak serta-merta mengurangi aktivitas perekonomian daerah. Sebab, pemerintah pusat pada tahun ini menambah belanja sekitar Rp 400 triliun untuk pembangunan infrastruktur di daerah.
Selain itu, untuk menjaga kesehatan keuangan daerah, pemerintah pusat tetap memantau kondisi fiskal daerah dari bulan ke bulan. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas pemerintahan di daerah tetap berjalan.
Lanjutnyam dalam memastikan kesehatan fiskal daerah, pemerintah pusat telah menyiapkan tambahan dana apabila terdapat daerah yang mengalami kesulitan keuangan.
Kebijakan tersebut telah dilakukan pada awal Agustus ketika sejumlah daerah mulai mengalami kesulitan membayar gaji.
“Jadi saya monitor terus bahaya apa nggak, bisa jalan apa nggak. Kalau nggak saya sudah siapkan dana, saya akan injek lagi keuangan ke sistem. Itu kita lakukan di awal bulan Agustus kemarin ketika daerah sudah mulai kelihatan kesulitan bayar gaji beberapa,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022