
pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang untuk menguat pada perdagangan Selasa (1/9), setelah ditutup menguat sebesar 0,11 persen ke level 6,525 pada perdagangan Senin (31/8).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG aat ini berada di awal wave v dari wave (c). Dengan kondisi tersebut, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan menuju area 6.599–6.666.
Namun, dalam skenario terburuk (worst case), posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave iv dari wave (c). Investor perlu mencermati potensi koreksi IHSG ke rentang 6.289–6.352. Adapun level support IHSG berada di 6,373, 6,272. Sementara itu, level resistance berada di 6,599 dan 6,705.
MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), dan PT Xera Investment Indonesia Tbk (XIPI).
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Saham BBNI menguat 2,12 persen ke level 3.860 dan masih didominasi oleh volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi BBNI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii]. Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 3.750-3.810, dengan target harga 3.940 hingga 4.020 dan stop loss di bawah 3.660.
Sementara itu, saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham HRUM menguat 0,54 persen ke level 925 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi HRUM saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (iii). Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 910-920, dengan target harga 970 hingga 1.010 dan stop loss di bawah 905.
Untuk saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Trading Buy. Saham INET menguat 2,94 persen ke level 350 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022