
Bank digital PT Bank SeaBank Indonesia resmi menembus kelas Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 setelah mencatat modal inti mencapai Rp 6 triliun per Oktober 2025. (dok. SeaBank)
JawaPos.com - PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 749,26 miliar pada semester I-2026. Peningkatan profitabilitas itu didorong oleh pertumbuhan total aset perusahaan hingga mencapai Rp 52,97 triliun.
"Hasil positif sepanjang Semester I 2026 ini membuktikan bahwa strategi berkesinambungan kami dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah, cepat, dan aman berada di jalur yang tepat," kata Direktur Utama SeaBank Indonesia Sasmaya Tuhuleley dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/8).
Dari sisi fungsi intermediasi, penyaluran kredit SeaBank tumbuh 53,1 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp 39,81 triliun. Pertumbuhan ini dicapai melalui kombinasi skema direct lending, kolaborasi ekosistem digital, serta kemitraan strategis.
Kendati kredit mengalami peningkatan pesat, SeaBank konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential banking) yang tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) Gross yang tetap dijaga ketat di level 1,65 persen, jauh di bawah ambang batas maksimum 5 persen yang ditetapkan regulator.
Seiring perluasan basis nasabah, Dana Pihak Ketiga (DPK) SeaBank terakumulasi sebesar Rp 41,80 triliun, tumbuh 47,6 persen yoy. Porsi dana murah (Current Account Savings Account/CASA) terus mendominasi dengan capaian Rp 29,10 triliun atau setara 69,6 persen dari total DPK.
Hal ini menandakan tingginya frekuensi penggunaan aplikasi SeaBank untuk kebutuhan harian seperti transfer, pembayaran QRIS, dan tagihan rutin. Kemampuan mengelola beban dana (Cost of Fund) ini juga berhasil meningkatkan efisiensi operasional dengan rasio Cost to Income Ratio (CIR) di level 21,1 persen, serta mencatatkan Return on Assets (ROA) di angka 3,9 persen.
"Fokus kami ke depan adalah terus berinovasi pada fitur-fitur transaksi, memperkuat infrastruktur keamanan siber, dan mendorong inklusi keuangan untuk memastikan akses keuangan digital bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujar Sasmaya.
Pertumbuhan fundamental keuangan yang kokoh tersebut sejalan dengan ekspansi basis pengguna SeaBank yang kini telah menembus 35 juta nasabah hingga akhir Semester I 2026.
Tingginya loyalitas pengguna tercermin dari rata-rata transaksi harian yang mencapai lebih dari 16,8 juta transaksi, dengan volume perputaran uang harian menembus Rp 7,1 triliun selama bulan Juni 2026.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
