Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Juli 2026 | 01.20 WIB

OJK Sebut PFII akan Perkuat Posisi RI di Ekosistem Keuangan Global

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari Dewi. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari Dewi. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai rencana pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) akan memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem keuangan global, sekaligus menarik investasi dan memperdalam pasar keuangan domestik.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, OJK menyambut baik rencana pemerintah membentuk PFII sebagai upaya mengembangkan dan memperkuat sektor keuangan nasional.

Menurut dia, masuknya dana segar (fresh fund) yang berkualitas ke PFII dapat memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.

"Namun, tentu saja dengan tetap memperhatikan stabilitas sistem keuangan nasional," ujarnya, dalam konferensi pers virtual yang diikuti di Jakarta, Selasa (7/7).

Lebih lanjut, ia mengatakan rancangan undang-undang terkait PFII saat ini masih dalam proses pembahasan oleh pemerintah, DPR, dan para pemangku kepentingan, termasuk mengenai skema pengawasan terhadap pusat finansial tersebut.

Komisi XI DPR RI menyetujui pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) PFII dilanjutkan ke tingkat Panitia Kerja (Panja) untuk selanjutnya dibawa ke persetujuan tingkat I pada 20 Juli 2026 dan ditargetkan disahkan dalam Rapat Paripurna DPR atau Pembicaraan Tingkat II pada 21 Juli 2026.

Pemerintah bersama DPR mulai membahas RUU PFII sebagai landasan hukum pembentukan pusat keuangan berstandar internasional di Indonesia.

Regulasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk menarik investasi, memperkuat sektor keuangan nasional, meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global, sekaligus menjadi katalis pendalaman sektor keuangan nasional.

Pemerintah juga menilai Indonesia memiliki modal yang kuat untuk mengambil peran lebih besar dalam ekosistem keuangan global melalui besarnya perekonomian nasional, luasnya pasar domestik, letak geografis yang strategis, kekayaan sumber daya alam, serta prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore