Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juli 2026 | 06.18 WIB

Dobrak Aturan Lama: Mengapa Gen Z Ogah Menabung di Bank dan Pilih Putar Uang?

Ilustrasi menabung di bank. (Dok/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi menabung di bank. (Dok/JawaPos.com)

JawaPos.com - Setiap generasi baru selalu mendapat tudingan buruk soal keuangan dari generasi pendahulunya. Namun, Gen Z beroperasi dalam ekosistem keuangan sangat berbeda dari orang tua mereka.

Di tengah tekanan inflasi dan utang pendidikan, hampir tiga perempat Gen Z optimistis ingin kaya raya. Harapan ini didukung akses ke aplikasi investasi dan alat pengatur anggaran digital.

Meski menabung tradisional terasa sulit, Gen Z paling adaptif pada teknologi keuangan. Mereka juga punya peluang besar di industri pekerjaan sampingan (side hustle).

Gen Z lebih memilih inovasi finansial radikal dari pada menabung di bank konvensional. Dikutip dari Your Tango, berikut dua kebiasaan utama Gen Z yang menolak tabungan tradisional demi kekayaan:

1. Memilih Investasi yang Agresif daripada Tabungan Konvensional

Perbedaan Gen Z dan generasi sebelumnya ada pada definisi keamanan finansial mereka. Gen Z memilih memutar uang ke investasi yang memberi keuntungan nyata dan terpantau secara rutin.

Gen X dan Milenial tua punya pandangan bahwa beli rumah adalah investasi terbaik. Sementara itu, Gen Z berinvestasi pada real estat fraksional dan Reksa Dana Pendapatan Tetap berbasis properti.

Lebih dari separuh Gen Z sudah menempatkan dana pada sektor produktif dan portofolio digital. Instrumen investasi mereka beragam, mulai reksa dana, ETF, hingga aset kripto.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore