Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juni 2026 | 18.00 WIB

Fundamental Ekonomi RI Masih Solid, tapi Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih terpantau melemah pada perdagangan Jumat (12/6). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih terpantau melemah pada perdagangan Jumat (12/6). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih terpantau melemah pada perdagangan Jumat (12/6). Berdasarkan data konversi mata uang yang ditampilkan Google Finance satu dolar AS setara dengan Rp 17.959 pada pukul 10.15 WIB.

Hal ini masih menunjukkan kondisi rupiah belum bisa keluar dari tekanan dolar. Di mana beberapa hari lalu, angkanya bahkan sempat tembus di level lebih dari Rp 18.000. Grafik kurs dolar terpantau masih fluktuatif. 

Menurut Ekonom Gede Sandra, pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir dinilai lebih banyak dipengaruhi faktor psikologis pasar dibandingkan kondisi ekonomi nasional. 

Padahal, indikator utama perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi yang relatif kuat.

"Pelemahan rupiah ini lebih banyak disebabkan oleh sentimen pasar. Kalau melihat fundamental ekonomi, kondisinya masih cukup baik," kata Bestari dalam sebuah diskusi forum ekonomi konstitusi, di Jakarta Kamis (11/6). 

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada di kisaran 5 persen lebih, termasuk salah satu yang tertinggi di antara negara-negara anggota G20. 

Selain itu, tingkat inflasi juga tetap terkendali di sekitar 3 persen sehingga menunjukkan stabilitas harga masih terjaga.

Dia menilai kondisi fiskal pemerintah juga masih berada dalam batas aman. Defisit anggaran disebut tetap terjaga di bawah 3 persen, sementara belanja pemerintah masih menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Menurutnya, salah satu indikator yang menunjukkan kesehatan fiskal adalah surplus primer yang masih mencatatkan angka positif. Kondisi tersebut menandakan pemerintah memiliki kemampuan untuk membayar bunga utang tanpa harus mengandalkan utang baru.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore