
Layar IHSG di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (19/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pasar keuangan domestik belum benar-benar keluar dari tekanan. Di tengah pelemahan rupiah, arus keluar dana asing, dan kekhawatiran perlambatan ekonomi, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai kondisi pasar Indonesia masih berada dalam fase yang rentan.
Gambaran tekanan itu terlihat dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan sepanjang pekan lalu. Dalam periode perdagangan 18 hingga 22 Mei 2026, IHSG anjlok 8,35 persen dan ditutup di level 6.162,04.
Koreksi tajam tersebut bukan sekadar angka di layar perdagangan. Kapitalisasi pasar saham Indonesia ikut terpangkas 10,07 persen menjadi Rp10.635 triliun, atau setara sekitar Rp1.190 triliun lenyap hanya dalam sepekan.
Tekanan terbesar datang dari sentimen eksternal dan teknikal pasar. Salah satu pemicunya adalah rebalancing indeks MSCI yang efektif berlaku mulai 1 Juni 2026.
Dalam penyesuaian tersebut, enam saham Indonesia dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index. Langkah ini diperkirakan memicu potensi arus keluar modal hingga USD 1,7 miliar.
Risiko yang dibaca pasar tidak berhenti di sana. Kekhawatiran juga muncul terkait kemungkinan penurunan status Indonesia dari emerging market menjadi frontier market jika persoalan struktural pasar tidak segera dibenahi.
Pada perdagangan Senin (25/5), IHSG memang sempat bangkit. Indeks ditutup menguat 0,72 persen ke level 6.206,35 dengan dorongan dari sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti AMMN, BBRI, dan BBCA.
Namun penguatan itu belum cukup untuk mengubah sentimen utama. Investor asing masih mencatatkan net sell sekitar Rp2,2 triliun menjelang implementasi rebalancing MSCI.
Di saat yang sama, tekanan terhadap rupiah belum mereda. Mata uang Garuda kembali melemah ke level Rp17.744 per dolar AS.
Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto menilai penguatan pasar saat ini belum bisa dibaca sebagai pemulihan yang solid. Menurutnya, rebound yang terjadi masih bersifat teknikal.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
