
Karyawan menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menjadi perhatian. Pada perdagangan Senin (18/5) pukul 11.40 WIB, rupiah tercatat turun ke level Rp17.671 per dolar AS dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp17.597 per dolar AS.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut akibat menurunnya kepercayaan terhadap kebijakan dalam negeri, khususnya di sektor fiskal dan anggaran.
Di tengah kondisi tersebut, Bhima mengingatkan masyarakat untuk memperbesar cadangan uang tunai atau aset likuid sebagai langkah antisipasi menghadapi tekanan ekonomi. Menurutnya, masyarakat perlu bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, termasuk penurunan pendapatan hingga kehilangan pekerjaan.
“Saya sarankan buat masyarakat ini untuk memegang cash. Jadi cash is the king. Karena kebutuhan yang mendadak, ketika ada sudden shock atau tekanan yang hebat, dia masih punya cash. Jadi jangan berinvestasi ke instrumen-instrumen yang tidak likuid untuk saat ini,” kata Bhima kepada JawaPos.com, Senin (18/5).
“Instrumen yang tidak liquid mulai dari surat utang pemerintah, obligasi korporasi, dan reksadana saham,” imbuhnya.
Menurutnya, lebih berinvestasi pada instrumen yang lebih likuid akan lebih mudah pada situasi saat ini. Sebab, instrumen likuid lebih gampang dicairkan saat kondisi darurat.
“Menambah instrumen yang likuid seperti cash untuk dicairkan ketika kondisi darurat. Seperti halnya juga simpanan valas dan emas batangan nominal kecil dibawah 10 gram,” ungkapnya.
Selain menyarankan masyarakat memegang uang tunai, Bhima juga meminta masyarakat mulai memperkuat dana darurat. Ia menyebut idealnya dana cadangan mencapai 30 hingga 40 persen dari total penghasilan dan disimpan di rekening terpisah.
“Ini misalkan penghasilannya 5 juta, berarti 2,5 juta itu harus ada di rekening yang terpisah. Sehingga begitu kehilangan pekerjaan, begitu gajinya kemudian tidak dibayarkan karena ada masalah perusahaan, mereka masih bisa bertahan hidup. Jadi dimohon untuk mempersiapkan dana darurat,” ungkapnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
