
Peserta mengantre di stamp station saat acara Blibli x BCA - Get Ready for the New Generation iPhone, Now Within Reach di Jakarta, Minggu (13/10/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Memasuki kuartal IV 2025, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memproyeksi permintaan kredit meningkat. Sejalan dengan momen libur natal dan tahun baru (nataru) serta persiapan menyambut Ramadan dan lebaran pada awal tahun depan. Meski, target pertumbuhan kredit yang ditetapkan cukup konservatif.
"Pertumbuhan kredit sekitar 6 sampai 8 persen. Kita masih tetap menargetkan angkanya seperti itu," ucap Presiden Direktur BCA Hendra Lembong dalam sesi tanya jawab paparan kinerja kuartal III 2025, Senin (20/10).
Hingga akhir September 2025, BCA dan entitas anak membukukan pertumbuhan kredit sebesar 7,6 persen secara tahunan menjadi Rp 944 triliun. Penyaluran kredit korporasi menjadi yang tertinggi dibanding segmen lain. Meningkat 10,4 persen year-on-year (YoY) mencapai Rp 436,9 triliun.
Sementara kredit komersial dan usaha kecil menengah (UKM) hanya naik single digit. Masing-masing tumbuh 5,7 persen YoY menjadi Rp 142,9 triliun dan 7,7 persen YoY menjadi Rp 129,3 triliun. Untuk kredit konsumer hanya naik 3,3 persen YoY menjadi Rp 223,6 triliun.
"Didorong kenaikan KPR (kredit pemilikan rumah) sebesar 6,4 persen YoY menjadi Rp 138,8 triliun. Outstanding pinjaman konsumer lainnya, mayoritas kartu kredit, tumbuh 6,9 persen YoY mencapai Rp 23,5 triliun," jelasnya.
Hendra memastikan, kualitas pinjaman BCA tetap terjaga. Terlihat dari rasio loan at risk (LAR) 5,5 persen di kuartal III 2025. Membaik dari 6,1 persen setahun sebelumnya. Rasio kredit macet alias non-performing loan (NPL) terkendali di level 2,1 persen. "Pencadangan NPL dan LAR tercatat memadai, masing-masing 166,6 persen dan 69,5 persen," tegasnya.
Direktur BCA Vera Eve Lim berharap, pertumbuhan kredit bisa lebih agresif di kuartal IV 2025. Mengingat, ada momen perayaan Natal dan tahun baru (nataru) di akhir tahun ini.
"Selain itu, di kuartal I tahun depan ada momen lebaran. Jadi, biasanya pengusaha juga melakukan persiapan untuk memasuki bulan puasa nanti di Februari 2026," terangnya.
Transaksi QRIS BCA Tembus Rp 267 Triliun
Direktur BCA Santoso Lim menyatakan, transaksi digital melalui quick response code Indonesian standard (QRIS) melonjak 103 persen YoY hingga September 2025. Dengan nilai transaksi mencapai Rp 267 triliun.
"Artinya pertumbuhannya sangat luar biasa, lebih dari double digit, menjadi sekitar Rp 267 triliun transaksinya," ujar direktur yang juga menjabat ketua Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).
Bank Indonesia (BI) juga sudah memperluas QRIS di sejumlah negara. Termasuk yang teranyar adalah Jepang. Perluasan yang baru berjalan satu bulan terakhir itu belum dihitung dalam transaksi di BCA di kuartal III 2025.
"Karena ini baru pelaksanaannya dari Indonesia datang ke Jepang, kami belum mencatat secara detil," ujar Santoso.
Hingga Agustus 2025, transaksi QRIS mencapai 8,86 miliar. Melebihi target 136 persen untuk 2025. Selain itu, jumlah pengguna mencapai 57,6 juta dan jumlah merchant telah mencapai 39,3 juta. Transaksi QRIS secara nasional mencapai 6,05 miliar atau senilai Rp 579 triliun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022