Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Agustus 2025 | 00.46 WIB

IFAC, IAI dan BPK RI Sepakat Perkuat Akuntabilitas dan Peran Indonesia dalam Tata Kelola Global

Ilustrasi: Gedung BPK. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: Gedung BPK. (Istimewa)

JawaPos.com – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) bersama International Federation of Accountants (IFAC) melakukan kunjungan kehormatan (courtesy visit) ke Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola, akuntabilitas, dan transparansi baik di tingkat nasional maupun global. Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam menunjukkan komitmen untuk aktif berkontribusi pada ekosistem profesi akuntansi dan audit internasional.

Kunjungan kehormatan ini diterima oleh Ketua BPK, Dr. Isma Yatun dan jajaran. Sementara itu, delegasi IAI-IFAC dipimpin Jean Bouquot (Presiden IFAC) dan Dr. Ardan Adiperdana (Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI. Kunjungan ini menegaskan peran Indonesia yang semakin penting dalam diskusi global profesi akuntansi dan standard setting internasional.

Dalam pertemuan itu, Ketua BPK menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden IFAC ke BPK. Ketua BPK menekankan pentingnya kolaborasi antara BPK, IFAC, dan IAI pada level nasional maupun global yang sejalan dengan komitmen BPK dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.

Ketua DPN IAI, Ardan Adiperdana menyampaikan bahwa kemitraan antara IAI, BPK, dan IFAC merupakan pilar penting untuk memperkuat daya saing profesi akuntan Indonesia.

“IAI sebagai anggota pendiri IFAC terus berkomitmen mengadopsi dan mengadaptasi standar internasional agar sesuai dengan konteks Indonesia. Kerja sama IAI dengan BPK telah berlangsung lama dalam berbagai inisiatif peningkatan kapasitas, harmonisasi standar, dan penguatan peran akuntan dalam sektor publik,” tegas Ketua DPN IAI.

Pada pertemuan itu, Ardan menyampaikan apresiasi kepada BPK RI atas peran strategis BPK dalam memperkuat pengelolaan dan akuntabilitas keuangan negara. Apalagi, pada saat ini terdapat sejumlah pimpinan di BPK yang aktif menjadi pengurus di IAI, baik sebagai Anggota DPN maupun Dewan Pengawas. Di seluruh Indonesia, saat ini lebih dari 20% pegawai BPK telah menjadi anggota IAI dan pengurus di IAI wilayah.

Pertemuan ini sekaligus mempertegas bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam percaturan global. IFAC memandang BPK sebagai Supreme Audit Institution (SAI) yang memiliki reputasi internasional kuat, sementara IAI berperan sebagai motor penggerak profesi akuntan nasional. Kolaborasi ketiganya diyakini akan menghasilkan praktik terbaik dalam praktik akuntansi, standar hingga pelaporan keberlanjutan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore