Ketua MUI Pusat M. Cholil Nafis memberikan pengarahan dalam Pendidikan Khatib Wasathi di Jakarta (8/1). Foto : Hilmi Setiawan/Jawa Pos
JawaPos.com – Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis melayangkan kritik soal pemblokiran rekening dormant alias nganggur yang dilakukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dia menilai kebijakan itu kebijakan yang tidak bijak
Cholil menjelaskan, banyak masyarakat yang menggunakan rekening dormant itu untuk jaga-jaga, sehingga ketika dibutuhkan, baru menggunakan rekening tersebut.
Kritik ini ia layangkan, karena dirinya menjadi salah satu korban dari kebijakan pemblokiran rekening dormant tersebut. Adapun rekening yang kena blokir adalah miliki yayasan dengan saldo sekitar Rp 300 juta.
"Sedikit sih gak banyak, paling Rp 200-300 juta untuk yayasan jaga-jaga. Tapi setelah saya coba kemarin mau mentransfer, ternyata sudah terblokir. Nah ini kebijakan yang tidak bijak," kata Cholil Nafis dalam laman resmi MUI, dikutip Senin (11/8).
Itu sebabnya, ia meminta agar pemerintah sebelum membuat kebijakan, memikirkan dan menguji coba terlebih dahulu. Kemudian, baru diberlakukan secara nasional agar tidak membuat gaduh.
"Disamping PPATK bisa memblokir semua rekening, itu hak asasi. Menurut saya perlu ada tindakan dari Presiden (terhadap) kebijakan yang bikin gaduh," lanjutnya.
Lebih lanjut, Cholil mengaku khawatir karena kebijakan tersebut bisa berdampak pada masyarakat yang tidak percaya terhadap perbankan. Dia mengingatkan agar pemerintah bisa memilah mana rekening yang diduga melanggar, mana yang tidak, sehingga pemblokiran rekening bisa dilakukan secara tepat sasaran.
Menurutnya, pemblokiran rekening yang tidak tepat sasaran bisa membuat masyarakat tidak percaya terhadap anjuran pemerintah untuk 'ayo menabung' di perbankan.
"Mana orang yang streaming, mana orang yang menjalankan anjuran pemerintah 'ayo menabung, ayo kita rajin menabung'. Ini sudah menabung karena tidak aktif, lalu diblokir. Jadi kalau memang streaming maka praduga tidak salah, harus dilakukan proses hukum, baru rekeningnya diblokir," pungkasnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
