Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juni 2025 | 02.40 WIB

7 Tips Perencanaan Keuangan yang Perlu Diketahui agar Bisa Diatur dengan Baik dan Tepat bagi Pemula

Ilustrasi tips perencanaan keuangan yang perlu diketahui (jcomp/freepik.com) - Image

Ilustrasi tips perencanaan keuangan yang perlu diketahui (jcomp/freepik.com)

JawaPos.com - Rencana keuangan adalah panduan tertulis yang merangkum kondisi keuanganmu saat ini, tujuan keuangan yang ingin dicapai di masa depan, serta langkah-langkah strategis yang dirancang guna mewujudkannya. Dokumen ini bukan hanya sekadar angka tetapi mencerminkan impian dan prioritas hidupmu.

Dengan rencana keuangan yang tepat, kamu bisa lebih percaya diri dalam mengambil keputusan keuangan, mulai dari mengelola pengeluaran harian hingga mempersiapkan masa pensiun.

Mengutip Nerd Wallet, berikut ini beberapa tips perencanaan keuangan yang perlu diketahui agar bisa diatur dengan baik dan tepat bagi pemula.

1. Tetapkan tujuan keuangan

Sebuah rencana keuangan yang kuat selalu berakar pada tujuan pribadimu. Saat kamu mulai merancang keuangan dengan bertanya: “Apa yang ingin diwujudkan dengan uang ini?” apakah itu membeli rumah impian, membiayai pendidikan anak, atau pensiun lebih cepat maka proses menabung dan mengelola uang akan terasa jauh lebih bermakna dan terarah.

Jadikan tujuan keuanganmu sebagai sumber motivasi. Dengan menetapkan target yang spesifik dan menggugah, kamu tak hanya lebih mudah menentukan langkah selanjutnya, tetapi juga punya semacam kompas yang memandumu dalam perjalanan menuju kebebasan finansial. Tujuan yang kuat memberi semangat untuk terus melangkah, bahkan ketika jalan terasa menanjak.

2. Kelola uangmu

Langkah awal dalam merancang keuangan yang sehat adalah memahami alur uangmu setiap bulan berapa yang masuk dan ke mana saja uang itu pergi. Dengan gambaran yang jelas, kamu dapat mulai mengatur anggaran, meningkatkan tabungan, atau mempercepat pelunasan utang. Contohnya, metode anggaran 50/30/20 bisa menjadi panduan praktis: alokasikan 50% penghasilan bagi kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau membayar utang.

Rencana keuangan mampu dibagi ke dalam tiga tahap, yakni jangka pendek seperti membuat anggaran bulanan, jangka menengah seperti mengurangi utang berbunga tinggi, dan jangka panjang seperti menyiapkan dana pensiun. Semuanya dimulai dari satu hal, sehingga tahu ke mana uangmu pergi.

3. Anggaran bagi keadaan darurat

Pondasi keuangan yang kuat dimulai dengan dana darurat. Tak perlu besar di awal cukup sisihkan untuk kebutuhan mendadak seperti perbaikan kendaraan atau biaya medis. Lalu, tingkatkan perlahan hingga setara biaya hidup bulanan. Dana ini akan membantumu terhindar dari utang saat situasi darurat datang.

Di sisi lain, menjaga skor kredit tetap baik juga penting. Kredit yang sehat memberimu akses ke bunga pinjaman yang lebih rendah dan keuntungan lain seperti penghematan premi asuransi atau bebas deposit layanan dasar. Dengan dana darurat dan kredit yang terjaga, maka kamu akan lebih siap menghadapi tantangan keuangan ke depan.

4. Melunasi hutang yang dimiliki

Salah satu langkah paling penting dalam mengelola keuangan pribadi, yakni dengan melunasi utang berbunga tinggi seperti saldo kartu kredit, pinjaman harian, pinjaman agunan, sampai cicilan sewa beli. Jenis utang ini sering memiliki bunga yang sangat tinggi, sehingga kamu bisa saja membayar dua hingga tiga kali lipat dari jumlah yang sebenarnya dipinjam.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore