
Ilustrasi ekspansi bisnis dan integrasi ekosistem pelabuhan kelas dunia pada tahun mendatang. (ISTIMEWA)
JawaPos.com - Penerimaan negara di wilayah Jawa Timur (Jatim) pada awal semester II menunjukkan penurunan. Meski demikian, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Jatim optimistis pendapatan negara bisa mencapai target. Sebab, penopang penerimaan negara di Jatim lebih tangguh ketimbang provinsi lain.
Kepala Kanwil DJPb Jatim Taukhid mengatakan, penerimaan negara selama Juli mencapai Rp 14,03 triliun. Capaian itu turun 10,8 persen jika dibandingkan dengan bulan lalu, yaitu Rp 15,73 triliun.
"Capaian Juli sebenarnya tumbuh 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ungkapnya dalam paparan virtual implementasi kebijakan fiskal bulanan Senin (9/8).
Jika dikalkulasi selama tujuh bulan 2021, penerimaan negara dari Jatim mencapai Rp 109,94 triliun. Angka tersebut sudah mencapai 54 persen dari target setahun, yaitu Rp 203 triliun.
Taukhid pun optimistis bisa mencapai proyeksi itu meski ekonomi secara umum terpukul karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang ketat. Alasannya, penerimaan di Jatim lebih tangguh ketimbang wilayah-wilayah lain.
"Penopang penerimaan negara di Jatim adalah cukai rokok," tuturnya.
Taukhid mencontohkan, pada Juli, pendapatan cukai hasil tembakau mencapai Rp 7,36 triliun. Itu menyumbang lebih dari setengah penerimaan negara. Penurunan penerimaan negara bulan lalu dipicu penerimaan cukai yang anjlok 25,88 persen jika dibandingkan dengan Juni.
"Menurut saya, ini hanya siklus tahunan. Tidak akan menentukan kinerja cukai selama sisa tahun," jelasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
