
Menteri BUMN Erick Tohir saat Rapat Kerja (Raker) Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Raker Panja Jiwasraya membahas penyelesaian sengkarut PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Foto: Dery Ridwansah/ JawaP
JawaPos.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, suntikan dana penyertaan modal negara (PMN) untuk PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI yang sekitar Rp 20 triliun pada 2021, salah satunya ditujukan untuk menyehatkan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Tetapi, Erick menambahkan, Jiwasraya juga tengah mencari cara lain selain dari PMN, untuk menyelesaikan masalah kerugian nasabah.
"Rp 20 triliun salah satunya buat Jiwasraya. Tapi, Jiwasraya sedang pelajari bagaimana nasabah jangan sampai dirugikan," ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Kamis (3/9).
Erick belum bisa memastikan apakah tambahan dari BPUI dapat memenuhi kebutuhan Jiwasraya. Sebab saat ini, PMN ini cuma bagian dari proses restrukturisasi.
Meski begitu, Erick berharap, pembayaran hak nasabah segera dilaksanakan. "Tentu kalau pembayarannya bisa cepet selesai lebih bagus. Tapi, tentu kontrak dan ini semuanya harus pelajari lebih dalam," katanya.
Sebagai informasi, dalam laporan keuangan perusahaan 2019 tercatat ekuitas Jiwasraya minus Rp 34,5 triliun. Angka ini lebih besar dibanding tahun sebelumnya yang negatif Rp 30,2 triliun. Total liabilitas pada periode sama tercatat Rp 52,7 triliun, turun dibanding setahun sebelumnya Rp 53,4 triliun.
https://www.youtube.com/watch?v=RmS0EMDFvXo

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
