Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Januari 2019 | 17.50 WIB

Saham Estika Tata Tiara Naik 41,18 Persen

PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF)  resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) , Kamis (10/1) - Image

PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) , Kamis (10/1)

JawaPos.com – Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi emiten kedua di 2019 ini melalui proses pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO).


Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau setara 20 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.


Menurutnya, perseroan sempat mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari porsi pooling.


Dalam debut perdananya, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18 persen ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar.


“Kami bersyukur, saham BEEF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed. Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,” ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kamis (10/1).


Yustinus memaparkan, dana dari hasil IPO dana akan digunakan untuk memperluas diversifikasi bisnis pengolahan serta perdagangan sapi, ayam, ikan, frozen dough, dan agribisnis yang tersebar di Subang (Jawa Barat), Salatiga (Jawa Tengah), dan Cikarang (Jawa Barat).


“IPO adalah salah satu realisasi strategi bisnis kami dalam memperluas cakupan pasar. Tingginya minat investor menjadi bukti nyata bahwa potensi pasar distributor dan pengolahan makanan di Indonesia sangat menjanjikan,” tuturnya.


Sebagai informasi, PT Estika Tata Tiara, Tbk merupakan pelopor usaha sapi model terintegrasi dari hulu ke hilir. Saat ini segmen usaha Perseroan tidak hanya terbatas pada pengolahan dan perdagangan sapi dan daging sapi, tetapi juga meliputi pengolahan ayam, ikan, dan frozen dough. Merek dagang utama Perseroan adalah KIBIF, yang merupakan pionir merek daging kemasan di Indonesia.


Saat ini, produk makanan oleha KIBIF telah memiliki tiga pabrik pengolahan diwilayah Cikarang (JawaBarat) ,Subang (JawaBarat) dan Salatiga (Jawa Tengah), dengan total kapasitas produksi mencapai 1,500 ton per bulan.


Produk-produk KIBIF di antaranya adalah sosis, bakso, smoked beef, bockwurst, burger, daging sapi kemasan, serta produk terbarunya KIPAO (kategori frozen dough/bakery). Produk tersebut merangsek pasar dengan mengusung sejumlah merek, antara lain, KIBIF, Boss, Murato, Adell, dan Kipao.


Pasar utama KIBIF adalah di dalam negeri dan menjangkau konsumen melalui pasar modern (Indofood, Hypermart, Lotte Wholesale, Aeon, Farmers Market, Lulu Hypermarket, Indomaret, Alfamidi, Superindo, Transmart Carrefour), pasar tradisional, distributor, industri serta food service (hotel, restoran, catering) seperti Pizza Hut dan Hoka-Hoka Bento.


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore