
Agus D. W. Martowardojo menyebut suku bunga kredit masih mempunyai ruang untuk turun.
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) mendorong perbankan melanjutkan penurunan suku bunga kredit tahun ini. Kendati peluang pelonggaran suku bunga acuan hampir tertutup, suku bunga kredit masih mempunyai ruang untuk turun.
''BI 7 days reverse repo rate (BI 7 DRRR) kan sudah turun 150 basis points (bps). GWM (giro wajib minimum) juga turun 150 bps. Tapi, jumlah penurunan suku bunga kredit baru 60-70 bps (79 bps, Red),'' jelas Gubernur BI Agus D. W. Martowardojo di Jakarta kemarin (25/1).
Menurut dia, jika efisiensi yang dilakukan perbankan berjalan dengan lebih baik dan kondisi likuiditas lebih merata, bunga kredit lebih memiliki ruang untuk melanjutkan penurunan. Saat ini, beberapa bank besar, terutama bank umum kelompok usaha (BUKU) 4, mengaku masih mengkhawatirkan kondisi likuiditas.
Hal itu merupakan dampak kebutuhan penarikan dana masyarakat yang cukup besar pada akhir tahun lalu untuk pemenuhan kebutuhan pembayaran tebusan amnesti pajak. Menurut Agus, dibutuhkan waktu untuk melanjutkan penurunan bunga kredit agar lebih maksimal.
''Kira-kira 1 sampai 1,5 tahun. Turunnya bunga tersebut lambat karena ada NPL (non-performing loan) yang tinggi di beberapa bank. Jadi, bank-bank itu agak sulit menurunkan bunga,'' katanya.
Pada November 2016, NPL (gross) mencapai 3,1 persen. Sementara itu, di posisi yang sama pada 2015, NPL hanya 2,4 persen. Menurut Agus, saat restrukturisasi yang dilakukan perbankan semakin efektif dan tingkat kredit macet bisa lebih terjaga, penurunan suku bunga kredit baru bisa berlanjut.
Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung menambahkan, NPL pada Desember 2016 membaik jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yakni 2,98 persen. Pertumbuhan kredit mencapai 7,9 persen, lebih rendah daripada 2015, yaitu 8,5 persen. (rin/c23/noe)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
