
ilustrasi
JawaPos.com - Menteri Perdagangan Thomas Lembong ikut prihatin nilai tukar rupiah terus terdepresiasi terhadap dollar Amerika Serikat. "Situasi perekonomian regional sangat memprihatinkan saat ini. Saya prihatin kurs di Rp14.700 per USD," ungkap Lembong dalam acara grand launching ASEAN Economic Community (AEC) Center di kantornya Jakarta, Senin (28/9).
Berdasarkan data Bank Indonesia untuk transaksi interbank di Jakarta, Senin (28/9) siang, rupiah menyentuh level Rp14.696 per USD.
Lembong mengatakan nilai tukar rupiah segera diatasi, agar kondisi ekonomi cepat normal. Namun ini tak mudah dan segampang yang kita bicarakan.
"Ini berbeda dengan kondisi yang normal. Something has changed. Ini akan butuh tingkat keseriusan yang berbeda dengan periode yang normal dan sulit," tegas Lembong. (tny)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
