
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan paparan saat konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (20/11/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami tekanan tajam dalam beberapa waktu terakhir. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pelemahan tersebut dipicu oleh sikap wait and see pelaku pasar terhadap penunjukan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) definitif.
Menurut Purbaya, ketidakpastian terkait pergantian pucuk pimpinan OJK masih menjadi perhatian utama investor, sehingga berdampak pada pergerakan pasar saham.
“Pergantian ketua OJK-nya, mungkin market masih menunggu. Ini kan masih sementara kan, siapa ketua OJK-nya, mungkin masih menunggu ketidakpastian itu,” ujar Purbaya kepada wartawan di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, dikutip Selasa (3/2).
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini tengah menyiapkan Panitia Seleksi (Pansel) untuk mengisi jajaran pimpinan OJK. Proses seleksi tersebut direncanakan berlangsung secara terbuka dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh pihak yang memenuhi kriteria.
“Pansel sedang disiapkan. Nanti seleksinya terbuka, semua boleh ikut bersaing,” jelas Purbaya.
Meski demikian, Purbaya menilai pelemahan pasar saham justru dapat menjadi peluang bagi investor jangka panjang. Ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih kuat dan tidak mengalami perubahan yang mengkhawatirkan.
“Tapi harusnya kalau saya sih, saya akan serok ke bawah. Kenapa? Karena pondasi ekonominya masih bagus, nggak ada berubah, dan akan membaik terus ke depan,” tegasnya.
Sebelumnya, pasar saham Indonesia dibuka zona merah pada perdagangan Senin (2/2). Bahkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan makin merosot ke 7.981, turun 4,18 persen atau 347 poin pada pukul 09.14 WIB.
Mengutip data RTI Business, pada perdagangan awal sesi ini ada sebanyak 83 saham tercatat menguat, 545 saham melemah, dan 77 saham tidak mengalami pergerakan alias stagnan.
Sementara itu, volume transaksi di perdagangan tercatat 9.440 saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 5.690 miliar. Adapun frekuensi transaksi tercatat 629.880 kali.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
