
Kasus Skimming jadi momok menakutkan bagi nasabah perbankan. Mereka khawatir dana hilang dicuri orang.
JawaPos.com - Ramadan 1445 hijriah menjadi momentum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah. Sekaligus mengimbau masyarakat agar waspada agar terhindar dari kejahatan digital. Khususnya di sektor industri jasa keuangan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan, pentingnya mengenali modus kejahatan digital yang sering terjadi selama Ramadan. Seperti, social engineering, phising, card trapping, dan skimming.
“Saya mengingatkan untuk selalu berhati-hati dan waspada,” kata perempuan yang akrab disapa Kiki itu, Senin (18/3).
Dia menjelaskan, social engineering merupakan tindakan memanipulasi psikologis korban untuk mendapatkan data dan informasi pribadi. Dengan tujuan untuk membobol akun keuangan korban. Contohnya, penipuan melalui telepon seolah-olah dari call center bank.
Ada pula modus phising melalui pesan pengiriman parsel. Momen Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri acap kali dirayakan dengan berbagi parsel kepada kerabat. Bisa juga berupa undangan, tagihan, maupun bukti pengiriman.
Nah, penipu mengirimkan pesan yang meminta korban untuk membuka atau mengunduh suatu dokumen atau aplikasi. Modus tersebut memancing korban untuk mendapatkan informasi atau data pribadi. Seperti username, password, m-banking, dan lain-lain.
“Jadi hati-hati, jangan sembarangan buka dan unduh aplikasi yang kita tidak yakin,” ucap Kiki.
Bagi yang hendak menarik uang di anjungan tunai mandiri (ATM) juga harus berhati. Pelaku biasa menggunakan card trapping dengan mengganjal lubang kartu di mesin ATM. Agar kartu nasabah tersangkut dan dapat diambil alih.
Atau bisa juga dengan modus skimming. Yakni menyalin data pada strip magnetik kartu debit. Dengan begitu pelaku dapat mencuri informasi keuangan. “Penipu menempelkan alat skimmer pada slot kartu ATM, sehingga pelaku dapat menduplikasi kartu nasabah,” bebernya.
Makanya, Kiki menekankan, agar jangan pernah memberikan data atau informasi pribadi dari akun keuangan. Meliputi PIN, OTP, CVV maupun CVC, dan password keuangan kepada pihak manapun. Ketika membuat akun diharapkan menggunakan password atau PIN yang tidak mudah ditebak. Jangan memakai inisial, tanggal lahir, nomor telepon atau kombinasinya.
“Jangan mengklik link sembarang apalagi dari pihak yang tidak dikenal. Gantilah password dan PIN akun keuangan secara berkala,” bebernya.
OJK berkomitmen akan terus berkolaborasi dan bekerja sama dalam upaya meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Berdasarkan survei nasional 2022, indek literasi dan inklusi keuangan syariah baru mencapai 9,14 persen dan 12,12 persen. Masih jauh ketinggalan ibandingkan dengan indeks literasi dan inklusi keuangan nasional sebesar 49,68 persen dan 85,1 persen.
“Keterampilan pengelolaan keuangan selama Ramadan dan lebaran menjadi hal penting yang perlu disampaikan kepada masyarakat untuk mencapai kesejahteraan,” ujarnya.
Menurut dia, risiko terhadap penipuan biasanya meningkat selama bulan puasa. Seiring bertambahnya kebutuhan jelang lebaran. Sehingga perlu memerhatikan tren kejahatan keuangan yang muncul. Segera melapor pada Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) agar kasus dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
