
ilustrasi
JawaPos.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menstimulus perbankan nasional untuk ekspansi pasar luar negeri. Bank lokal istimewa bank BUMN jangan asyik rebutan kue dalam negeri, padahal pasar luar negeri cukup menjanjikan.
“Perbankan nasional belum siap membuka kantor cabang di luar negeri baik regional maupun internasional. Terkesan belum siap menyongsong sistem perbankan ASEAN yang mulai efektif tahun 2020 mendatang,” tandas Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (12/10).
Sampai sekarang, dalam catatan OJK, baru BNI berani melebarkan jaringan bank koresponden di London, New York, Tokyo, Singapura, dan Hongkong. Dan terbaru BNI akan membuka cabang keenamnya di Soul, Korea Selatan di kuartal IV tahun 2015 ini.
Begitu juga, Bank Mandiri baru membuka cabang di Cayman Islands, Shanghai Tiongkok, Hong Kong, Singapura, Dili Timor Leste, Malaysia dan London.
Tapi, jumlah itu tak seberapa dibanding bank Asing dari Malaysia dan Singapura yang memiliki ratusan jaringan. Seperti Bank CIMB Niaga ada 968 jaringan, Maybank BII 426 kantor, Bank OCBC NISP 334 cabang, Bank Danamon 1.509 jaringan dan Bank UOB Buana 215 cabang.
"Kekurangan kita domestic oriented. Jadi pasar luar negeri lupa karena pasar kita masih terbuka luas, rasio kredit masih kecil, penetrasi asuransi kecil, sehingga peluang dalam negeri menggiurkan," sindir Muliaman
Untuk itu, Muliawan kembali mengingatkan kembali kepada industri perbankan nasional agar serius memperluas jaringan ke luar negeri seperti Korea dan Jepang.
"Buka kantor di luar negeri juga harus membuka dukungan sektor riil, seperti Bank Korea dan Jepang masuk Indonesia untuk mendukung bisnisnya juga," ungkapnya.
Meski begitu, sambung Muliawan, sejauh ini Indonesia sudah mulai membuka peluang membuka cabang yang terintegrasi MEA, yaitu Malaysia dan Singapura.
"Dengan Malaysia dan Singapura sudah mau. Kemudian negara ASEAN lainnya seperti Vietnam, Kamboja, Myanmar akan kita akan terus dorong agar masuk walaupun sektor riil masih terbatas," tandas Dia. (hyt/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
