Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Februari 2017 | 10.55 WIB

Kredit UMKM Baru Sebatas Kebutuhan Konsumtif

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengapresiasi kinerja perbankan di Kepulauan Riau (Kepri) yang semakin memberikan ruang kredit bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Namun demikian penyaluran kredit baru sebatas untuk kebutuhan konsumtif. Sementara kredit bernilai produktif masih relatif kecil.


Kepala OJK Kepri, Uzersyah menyebutkan, kredit UMKM yang disalurkan oleh perbankan Kepri per Desember 2016 mencapai Rp 6,12 triliun. Angka itu meningkat dibandingkan dengan posisi per Desember 2015 yang mencapai sebesar Rp 5,85 triliun.


"Namun demikian, porsi kredit program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hanya sebesar Rp 295,67 milyar atau persentase 4,83 persen dari total kredit UMKM," ujar Uzersyah seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Jumat (17/2).


Diterangkannya, jika dilihat dari jenis kredit, penyaluran kredit perbankan terdiri dari 43,72 persen kredit konsumsi, 29,99 persen; kredit modal kerja sebesar 26,29 persen dan kredit investasi.


Sedangkan dari sektor ekonomi pemberian kredit perbankan didominasi oleh sektor perdagangan yaitu sebesar 16,08 persen, sektor industri pengolahan 11,17 persen, sektor transportasi, gudang dan komunikasi 9,64 persen.


Pihak OJK juga mengimbau kepada seluruh pelaku perbankan di Provinsi Kepri untuk senantiasa meningkatkan porsi penyaluran kredit kepada sektor-sektor produktif, sehingga keberadaan perbankan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri. (cr18/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore