
Adik Marsinah, Wijiati (54), mencium foto sang kakak seusai agenda Penganugerahan Pahlawan Nasional kepada Marsinah di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (ANTARA/Andi Firdaus)
JawaPos.com-Setelah 32 tahun berlalu sejak wafatnya Marsinah, buruh perempuan asal Nganjuk itu akhirnya resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Pengumuman itu disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Senin (10/11).
Penetapan ini disambut penuh haru oleh para pekerja di Jawa Timur. Ketua SPSI Jatim, Ahmad Fauzi, menyebut momentum ini sebagai kemenangan moral bagi seluruh buruh Indonesia. “Bagi kami, ini bukan sekadar gelar. Ini pengakuan negara atas keberanian seorang buruh perempuan yang memperjuangkan keadilan tanpa rasa takut,” ujarnya.
Marsinah selama ini dikenal sebagai simbol perjuangan buruh dan perlawanan terhadap ketidakadilan. Ia bekerja di pabrik arloji di Sidoarjo dan vokal memperjuangkan hak-hak pekerja di lingkungannya. Keteguhannya bertahan meskipun menghadapi intimidasi, membuat namanya terus hidup dalam ingatan kolektif gerakan buruh.
Fauzi menegaskan bahwa semangat Marsinah akan terus menjadi inspirasi bagi pekerja di Jawa Timur. Namun, ia menekankan bahwa perjuangan buruh hari ini tidak boleh mengorbankan keberlangsungan dunia usaha.
“Kita terus memperjuangkan kesejahteraan pekerja, tapi tetap harus selaras dengan kebutuhan industri. Keadilan sosial harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Selain Marsinah, dua tokoh besar asal Jawa Timur, yaitu, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan KH Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan—juga menerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai Marsinah sebagai representasi keteguhan perempuan Jatim dalam memperjuangkan kebenaran. “Marsinah mengajarkan kepada kita bahwa keberanian tidak mengenal jabatan. Suara seorang buruh pun dapat menggerakkan banyak hati,” ujarnya.
Penetapan ini menutup penantian panjang selama tiga dekade dan mengukuhkan Marsinah sebagai bagian dari sejarah perjuangan keadilan di Indonesia. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
