
Museum Kretek memiliki 1.195 koleksi yang bisa dilihat oleh pengunjung (Pariwisata Jawa Tengah)
JawaPos.com - Museum Kretek Kudus jadi salah satu destinasi wisata klasik yang terletak di Desa Getas Pejaten. Wisata ini diklaim sebagai satu-satunya wisata kretek yang ada di Indonesia.
Kini wisatawan banyak yang berdatangan ke Museum Kretek Kudus, sebab harga tiket masuknya murah yaitu berkisar Rp 4000 hingga Rp 5000.
Dengan harga yang terjangkau, wisatawan dapat melihat 1.195 koleksi tentang sejarah kretek.
Seperti proses pembuatan rokok tradisional hingga modern, dan dapat melihat kiprah Nitisemito saat mendirikan Pabrik Rokok Bal Tiga.
Selain itu juga terdapat patung tokoh penting yang berperan memajukan bisnis rokok Indonesia, dokumen-dokumen perusahaan pada waktu itu, alat-alat tradisional pembuatan rokok, diorama jenis-jenis tembakau cengkeh, hingga diorama pembuatan rokok di pabrik.
Di komplek Museum Kretek Kudus juga terdapat Masjid Wali loram Kulon dengan gapura padureksan yang sungguh ikonik, serta Rumah Adat Kudus Joglo Pencu dengan arsitektur perpaduan budaya Jawa (Hindu), Persia (Islam), Cina (Tionghoa) dan Eropa (Belanda).
Selain sebagai destinasi wisata, Museum Kretek Kudus ini sempat dijadikan sebagai lokasi syuting serial drama Gadis Kretek, yang diperankan oleh Dian Sastrowardoyo.
Munculnya Museum Kretek Kudus tak akan terlepas dari sejarah rokok kretek, yang diawali dengan sosok pendiri dari kretek. Sosok itu dikenal dengan Haji Djamhari.
Waktu itu Djamhari mengalami sesak nafas, ia pun berinisiatif untuk mengambil cengkeh dan mengoleskannya ke dada dan tubuhnya. Alhasil, sesak nafasnya berangsur reda.
Tak lama ia bereksperimen dengan cara menghaluskan cengkeh, lalu dicampurkan dengan tembakau. Kedua bahan tersebut kemudian dilinting dengan menggunakan klobot kulit jagung.
Beberapa bahan itu diikat dengan benang lalu dibakar dan dihisap. Dari eksperimennya itu, menghasilkan bunyi kemretek atau terdengar kretek..kretek..kretek. Dari bunyi itulah awal mula munculnya rokok kretek.
Berjalannya waktu, potensi rokok kretek di Kudus terlihat sangat menjanjikan. Hal itu terlihat setelah kemunculan rokok Kretek di wilayah itu makin masif.
Saat Gubernur Jawa Tengah Soepardjo Rustam mengunjungi Kudus, ia melihat bahwa potensi perusahaan Kretek sangatlah besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Alhasil, pada tahun 1986 Museum Kretek Kudus berdiri, di lahan seluas 2,5 ha.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
