
AHLI BAHASA ARAB: Prof Dr Ahmad Fuad Effendy menunjukkan penghargaan dari Raja Arab Saudi.
Prof Dr Ahmad Fuad Effendy punya prestasi internasional yang membanggakan. Dia dipercaya menjadi satu-satunya anggota Dewan Pembina King Abdullah bin Abdulaziz International Center for Arabic Language dari Indonesia selama dua periode.
KISNO UMBAR, Malang
RATUSAN buku berbahasa Arab tertata rapi di lemari di ruang tamu rumah Prof Dr Ahmad Fuad Effendy, Jalan Landungsari Asri D/77, Kota Malang. Kehadiran wartawan koran ini Sabtu (21/1) disambut baik suami Diah Jawahir itu.
Biasanya dia sibuk dengan aktivitas rutin mengisi pengajian di berbagai daerah. Kala itu, dia meluangkan waktu untuk berbagi cerita tentang kiprahnya di kancah internasional. Pengalaman laki-laki yang lahir 7 Juli 1947 itu di dunia bahasa Arab terbilang luas.
Bahkan, hampir semua dosen bahasa Arab di Indonesia mengenal dia. Pasalnya, laki-laki yang kerap disapa Cak Fuad itu penggagas organisasi profesi pengajar bahasa Arab di Indonesia pada 1999 yang eksis hingga sekarang.
Bahkan, cakupan organisasi tersebut tidak hanya nasional, tetapi juga mendunia. Kiprah Cak Fuad dalam dunia bahasa Arab bukan hanya di Indonesia.
King Abdullah bin Abdulaziz International Center for Arabic Language, lembaga resmi tertinggi dalam menjaga bahasa Arab di dunia, yang berpusat di Riyadh, Arab Saudi, juga memercayai dia untuk menjadi member of the board of trustees (anggota dewan pengawas).
Ada sembilan orang dari seluruh dunia yang ditugasi Kerajaan Arab Saudi. Salah seorang di antara mereka adalah Cak Fuad, satu-satunya orang Indonesia. Alumnus Pondok Pesantren Modern Gontor Ponorogo itu juga menyatakan, ada empat anggota dari Afrika dan Eropa.
Empat orang yang lain dari Saudi. ’’Pada 2013, awal saya terpilih menjadi salah seorang anggota lembaga itu (King Abdullah, Red),’’ terang saudara tertua budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) itu.
Dia menyampaikan amanah menjadi member of the board of trustees selama tiga tahun dalam satu periode (2013–2016). Namun, kepercayaan dari King Abdullah bin Abdulaziz International Center for Arabic Language ternyata bertambah.
Alumnus Fakultas Adab dan Ilmu Budaya IAIN Sunan Kalijaga (sekarang UIN Sunan Kalijaga) itu diberi kepercayaan kembali menjadi member of the board of trustees untuk periode berikutnya. Padahal, tujuh anggota yang lain pada 2016 diganti.
’’Saya dan perwakilan dari Saudi yang tidak diganti,’’ ujarnya. Dia tidak tahu persis alasan dirinya dipertahankan. Alumnus Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu kembali menjabat kali kedua untuk periode 2016–2019.
Laki-laki yang pernah menjabat dekan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang itu (UM) menyatakan, tanggung jawab dalam lembaga King Abdullah bin Abdulaziz International Center for Arabic Language itu sangat besar.
Sebab, mereka bertugas mencari metode pengajaran bahasa Arab yang baik dan benar untuk dunia. Dengan begitu, bahasa Arab bisa tersampaikan dengan mudah.
’’Bahasa Arab oleh sebagian orang dianggap sesuatu yang sulit untuk dipelajari, padahal tidak,’’ kata Fuad. Pengalaman periode pertama menjabat, Cak Fuad bertugas menetapkan strategi umum dari rencana induk pengembangan bahasa Arab di dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Skor Azerbaijan vs Liechtenstein di Liga Nations UEFA: Milli Menang Tipis Kejar Promosi
Prediksi Skor Wales vs Norwegia di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022