
HOBI YANG JADI PROFESI: Budiyanto dengan aneka kerajinan tradisional karyanya. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
Berawal dari hobinya yang suka mblakrak, Budiyanto menemukan banyak inspirasi untuk berkarya. Pria 40 tahun itu membuat banyak patung kayu yang bertema budaya.
Eko Hendri Saiful, Surabaya
BELASAN patung kayu dengan berbagai ukuran menghiasi ruang tamu rumah Budiyanto di Gang Tembusan, Kapasari Pedukuhan, Simokerto. Hasil karya lelaki yang akrab disapa Reang itu cukup menghipnotis. Selain unik, patung tersebut melambangkan keanekaragaman budaya suku-suku di Nusantara.
Salah satu yang paling berkesan bagi Reang adalah patung model manusia yang menggambarkan suku Asmat sedang duduk-duduk santai. Pembuatan karya seni itu tidak saja memerlukan kejelian. Reang mengaku harus sungkem kepada tokoh suku Asmat demi mendapatkan restu untuk berkarya.
’’Yang paling susah bikin ekspresi wajah. Jangan sampai patung yang seharusnya gembira jadi sedih,” tutur Reang sambil memamerkan karyanya. Selain patung bermodel suku Asmat, warga asli Surabaya itu memperlihatkan hasil seni pahat lainnya. Di antaranya, Sabda Palon, Barong Bali, dan Naga Puspa. Itu hanya segelintir karya Reang. Sebab, sebagian patung kayu miliknya sudah terjual. Harganya beragam dan bergantung pada tingkat kesulitan pembuatannya.
Selain masyarakat Surabaya, Reang mengatakan sering mendapat pesanan dari warga luar kota dan pulau. Namun, penghobi traveling itu tidak hafal secara detail jumlah patung yang sudah dibeli orang.
’’Sebenarnya ini hanya usaha sampingan dan iseng-iseng. Jadi, saya tidak pernah mematok harganya secara pasti,” turut Reang. Sebab, bagi lelaki yang bekerja di sebuah perusahaan percetakan buku tersebut, karya seni memang tidak bisa ditukar dengan uang.
’’Ada beberapa patung yang ditawar ratusan ribu sama teman. Namun, saya kasihkan gratis,” tambahnya.
Aktivitas Reang dalam memproduksi patung tak lepas dari hobi dan pekerjaan sampingannya. Yakni, menjelajahi situs-situs kuno di Indonesia. Sasarannya, antara lain, candi, makam keramat, dan bekas kerajaan.
Reang merupakan pengurus Komunitas Jelajah Situs Pawitra. Berkat hobinya, dia sering diminta orang untuk menjadi pemandu wisata. Hampir setiap minggu, kolektor senjata-senjata lawas itu bepergian ke luar daerah untuk sekadar mengantar kliennya.
Bukan hanya para mahasiswa, dia juga sering dimintai bantuan traveler, akademisi, dan peneliti dari berbagai kampus. Uniknya lagi, Reang pernah diajak orang-orang yang mencari pesugihan di makam-makam keramat. ’’Saya hanya menjadi penunjuk jalan. Tidak sampai memandunya ke ritual-ritual tertentu,” cerita Reang, lantas tertawa.
Berawal dari seringnya menjelajah, dia sering menemukan inspirasi untuk membuat patung kayu. Reang menggambar seluruh benda lawas yang ditemuinya dalam kertas. Kreativitasnya lantas dilanjutkan dalam bentuk patung dan ukiran kayu. ’’Salah satunya patung kayu Sabda Palon. Dulu, saya ambil gambarnya dari sebuah candi di Jogjakarta,” kata Reang. Sekali lagi, anggota Komunitas Laskar Soeroboyo itu menyebutkan bahwa aktivitas mengukirnya memang tidak ditekuni secara serius.
Tak heran, bahan-bahan yang dipakai ala kadarnya. Seluruh produknya dibuat dari bongkaran perabotan yang tak terpakai. Kayu dibeli dengan harga murah. ’’Jadi, saya cukup senang melihat karya saya diminati banyak orang,” kata Reang. Dia merasa lebih bangga setelah mendapat pesanan banyak sekolah. Banyak patung kayu yang dibeli untuk alat pembelajaran ilmu sejarah.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
