Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Juni 2017 | 23.54 WIB

Miniatur Krucil Panji Dipamerkan hingga Swiss

KREATIF: Khoirudin alias Ki Kondo Brodianto menunjukkan karya miniatur wayang krucil di rumahnya di Desa Bulupasar. - Image

KREATIF: Khoirudin alias Ki Kondo Brodianto menunjukkan karya miniatur wayang krucil di rumahnya di Desa Bulupasar.


Berawal dari pesanan suvenir Disbudpar Kabupaten Kediri, miniatur wayang krucil karya Khoirudin terus berkembang. Pemkab Mojokerto pun memesannya. Tak hanya dipamerkan di Pekan Budaya, krucil mini bersosok Panji itu melanglang buana ke mancanegara.





MOH. FIKRI ZULFIKAR, Kediri





SERBUK kayu bertaburan di sekitar rumahnya di Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu. Rabu siang (21/6) itu pria yang juga dalang wayang krucil tersebut sibuk mengukir kayu. Terlihat papan kayu yang mulai membentuk beberapa pola yang menyerupai tokoh-tokoh wayang.



Karyanya itu bukanlah wayang yang akan digunakan dalam pergelaran pentas, melainkan untuk suvenir karena bentuknya lebih kecil. Sang perajin miniatur wayang krucil tersebut adalah Khoirudin atau yang biasa dikenal dengan nama panggung Ki Kondo Brodianto.



Miniatur wayang karya dalang yang biasa dipanggil Brodin itu selalu bertemakan kisah Panji asli Kediri. Di ruang depan rumahnya, terlihat beberapa karyanya berupa miniatur wayang dengan tokoh Pangeran Gunung Sari, Panji Asmara Bangun, hingga Dewi Sekartaji.



Tak heran, suvenir unik tersebut memang cocok untuk oleh-oleh khas Kediri. ”Saya ambil karakter miniatur wayang cerita Panji asli Kediri. Jadi, identik dengan daerah di sini,” ungkapnya.



Usaha pembuatan miniatur wayang krucil yang cocok untuk hiasan tersebut dimulai Brodin sekitar tiga tahun yang lalu. Saat itu dia dimintai bantuan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kediri untuk membuat miniatur wayang krucil.



Pembuatan miniatur tersebut awalnya merupakan hal yang baru baginya. Sebab, dari awal, Brodin hanya membuat wayang krucil dalam bentuk kayu. ”Saat itu pesanan disbudpar atas perintah bupati. Sebab, beliau hendak melakukan kunjungan ke NTB (Nusa Tenggara Barat, Red),” terangnya.



Karena tertarik, Brodin kemudian membuatkan miniatur wayang yang nanti ditujukan untuk suvenir. Ternyata benar, saat bupati berkunjung ke NTB, karya pertamanya tersebut diberikan untuk kenang-kenangan khas Kabupaten Kediri.



Sejak itu, pesanan suvenir miniatur wayang krucil Panji tersebut terus berkembang. ”Setelah pesanan bupati, saya mendapat pesanan lagi untuk kenang-kenangan tamu luar kabupaten ketika ada event Pekan Budaya 2014,” ujar seniman berumur 37 tahun tersebut.



Pesanan dari disbudpar pun berlangsung hingga Pekan Budaya 2016. Temanya tetap mengambil kisah Panji Balik Kampung. Pesanan itu dibuatnya setiap pekan budaya tiga tahun ini.



Setiap event, Brodin mendapatkan pesanan hingga 60 suvenir. Untuk pekan budaya 2017 –yang diadakan tepat pada Juli akhir ini, dia mendapatkan 60 pesanan lagi. ”Hari-hari ini saya lagi membuat miniatur wayang krucil untuk pekan budaya,” ungkap bapak dua anak tersebut.



Karya Brodin juga mudah ditemukan saat ada event pameran produk kerajinan dari usaha kecil dan menengah (UKM) yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kediri. Di beberapa pameran, dia selalu diundang. Bahkan hingga pameran UMKM di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. ”Ya, selain dipamerkan, kami jual sebagai suvenir,” ungkapnya.



Bukan hanya itu, karena namanya sudah dikenal antardinas, Brodin juga mendapatkan pesanan dari Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Mereka memesan lewat Disbudpar Kabupaten Kediri. Dari pemesanan tersebut, dia mengirim 60 miniatur wayang krucil ke sana.



Karena kualitas dan desain karyanya berkualitas, miniatur wayang krucilnya pernah mewakili Disbudpar Provinsi Jawa Timur untuk dipamerkan dan dijual ke Swiss. Itu berlangsung sekitar dua tahun yang lalu. ”Walau pembuatnya tidak pernah ke sana, tapi alhamdulillah karya saya sudah dibawa sampai ke sana,” katanya.

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore