
Yulianus Mikan dengan obat herbal yang konon bsa sembuhkan AIDS
Terkadang orang harus berobat jauh untuk mengobati penyakit. Tak sedikit juga uang yang terkuras untuk mendapat kesehatan. Sejatinya Tuhan sudah menyiapkan obat dari semua penyakit. Yulianus Mikan, menemukan satu petunjuk tersebut.
Abdel Gamel Naser – Jayapura
MENGAWALI hidup sebagai orang yang biasa-biasa saja. Bekerja, berkeluarga dan bergaul dengan teman sebaya dalam kehidupan sehari-hari. Namun tanpa disadari ada sebuah petunjuk yang diperoleh hingga merubah hidupnya kini.
Tak pernah terbayang sedikitpun kalau akhirnya pekerjaan di perusahaan kayu itu berubah menjadi pelayan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat. Karena mimpi, kehidupan Yulianus Mikan, putra kelahiran Mindiptana, Boven Digoel itu berubah drastis.
Dari pelayanan kesehatan yang dilakukan sejak 2008 itu ia kini dijuluki sebagai dokter adat yang datang dari kampung ke kampung, daerah ke daerah untuk memberikan air ramuan herbalnya.
Kepada wartawan Yulianus menceritakan kisahnya bahwa awalnya ia bekerja di perusahaan dengan kehidupan sama seperti masyarakat lainnya.
Pengaruh lingkungan membuatnya suka dengan minuman keras bahkan pintar untuk meracik miras.
23 September 2008, ia mengaku diberi petunjuk untuk berubah dan disitulah titik balik ia mulai melayani.
“Tuhan berikan saya karunia untuk melayani orang sakit. Saya layani dari Merauke, Timika, hingga Pegunungan Tengah bahkan sampai ke luar Papua baik Jakarta, Medan, Batam, NTT hingga Palembang,” kata Yulianus di Padang Bulan, Abepura, Selasa (29/11).
Diawali dari mimpi ia mendapat petunjuk dan dipertemukan dengan seorang pemuda yang memintanya meramu salah satu jenis tanaman bernama Ara untuk dijadikan minuman herbal. Setelah diracik ia memutuskan untuk mencoba lebih dulu dan khasiatnya ternyata berdampak nyata. Sebelumnya suka minum-minum kini menolak keras.
“Teman-teman saya mencibir, saya tidak mungkin membuat ramuan obat. Kalau meracik Miras saya dijagokan. Ini awal yang berat karena saya harus membuktikan semuanya,” kata Yulianus.
Butuh 5 tahun untuk ia membuktikanperubahannya dan akhirnya buah itu tak sia-sia. Pelan-pelan banyak yang mulaipercaya termasuk teman-temannya.
Dari situlah keyakinannya muncul untuk terus berjuang dengan racikan minuman herbal yang konon aktif membunuh virus HIV-AIDS. “Kini pelayanan saya diterima banyak orang, saya bahkan sudah membuka 20 posko yang tersebar di Papua dan memiliki banyak voulenter,” bebernya.
Yulianus menyampaikan dari usaha pelayanan kemanusiaannya ini endingnya adalah pertobatan. Maksudnya adalah jika seseorang sudah terlanjur dan sakit dan mengikuti pelayanan kemudian sembuh, artinya harus ada pertobatan dari semua perilaku atau hal-hal buruk.
Dari moment hari AIDS pada 1 Desember ini dirinya ingin menyampaikan ke publik bahwa sebenarnya ada harapan baru bagi yang sudah divonis ODHA. Selama mempercayai bahwa kesembuhan datang dari Tuhan da nada upaya untuk berobat maka tak mustahil kesembuhan itu akan datang.
Ramuan yang dibuat dari pohon ara ini menurutnya cukup diminum seperti biasa. Warnanya mirip air teh dengan rasa hambar atau mirip air putih meski sedikit berbau pekat.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
