
Samidi Curanmor
JawaPos.com - Curanmor (pencurian sepeda motor). Eh salah, curahan perasaan dan humor, haaaa. Yup, Anda pasti kepingkal-pingkal mendengar lawakan legendaris asal Cilacap ini.
Masih ingat kan dengan rekaman-rekaman lain ciptaan Samidi, lelaki asal Cilacap yang karyanya menyebar luas di dunia internet?
Klik saja Samidi Curanmor. Maka akan langsung terlihat ribuan alamat yang menyebar luaskan lawakan Curanmor. Mulai dari yang berjudul Samidi Polisi Lalulintas, Edisi Mie Ayam, Nasi Berbahaya dan lainnya.
Tim Radar Banyumas (Jawa Pos Group), Kamis (27/4), akhir bulan lalu mendatangi penciptanya. Rupa-rupanyanya masih mendapati suka melawak. Di rumahnya di kelurahan Gumilir, Jl Bisma No 24 Cilacap Utara ini, Samidi langsung ceplas-ceplos.
Termasuk saat menanyakan penghasilan Samidi per harinya. Saat akan menjawab, raut mukanya langsung serius.
"Penghasilan saya perhari adalah 3M," kata Samidi yang memiliki dua anak ini.
Cukup fantastis terdengar. Serasa tak percaya, Radar Banyumas kembali menanyakan karena penasaran. "Ya benar, penghasilan saya perhari 3 M (Mangewu Mangatus Mapulu)," jelas Samidi. Semua terdiam kemudian tertawa bersama.
Bagi dia, pendapatan 3 M menjadi filosofi. Bahwa rejeki sebesar apapun seperti mangewu, mangatus, maupun mapulu, bahkan bila benar-benar Rp 3 miliar pasti tidak akan tertukar. Bahwasanya, rejeki sudah ada yang mengatur.
"Dari bakat yang dimiliki semua orang, termasuk saya, tentu akan membuahkan hasil dan cukup untuk menghidupi keluarga," katanya.
Itulah Samidi. Kepribadiannya yang kadang serius, tapi juga penuh dengan humor tak beraturan. Dia tidak bisa dilepaskan dengan clotehan-celoteh yang menghibur.
Samidi mengatakan, salah satu latar belakang dia membuat lawakan Curanmor yang legendaris hingga sekarang ini berawal dari kondisi Indonesia yang terlalu banyak masalah.
"Indonesia terlalu banyak masalah, tentu yang dibutuhkan masyarakat adalah hiburan, dari situlah saya mencoba menghibur masyakarat," kata Samidi yang sekarang bekerja di Radio Pertamina Cilacap.
Saat membuat karya-karyanya itu, Samidi sedang menjabat sebagai salah satu penyiar di salah satu stasiun radio swasta di Cilacap. Disitulah dia dituntut untuk membuat program lawak. Kemudian, persoalan-persoalan di Indonesia menjadi salah satu inspirasinya.
"Selain terinspirasi dari persoalan Ke-Indonesiaan, inspirasi ada yang dari teman, cerita di internet, dan dari baca buku," kata Samidi.
Diakui suami dari Ari Susanti Octavia ini, hingga sekarang jumlah hasil karyanya tak kurang ada sekitar 240 judul,
"Kurang lebih ada 240 judul karya saya. Yang pasti saat saya masih bekerja di Radio ada 210," kata bapak dari Dafa, Garuda dan Duta dan biasa disingkat menjadi Dagadul ini .
Bagaimana memproduksinya? Bukankan ada banyak tipikal suara di dalam rekaman Samidi Curanmor? "Semua saya kerjakan sendiri. Suara berbeda karena memakai efek dalam rekaman," lanjut dia.
Kini, Samidi memang belum lagi memproduksi karya-karyanya. Dia berkutat dengan pekerjaan harian. Berbagai profesi lain kini pun dia tekuni. Mulai dari undangan MC, terkadang stand up comedy dan lainnya. (Ahmas Faiz Salim/tangkas pamuji/yuz/JPG)

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
