
MASIH BENIH: Benur di penampungan sementara perwakilan PT Dua Putra Perkasa di Desa Pasar Lama, Bengkulu, Kamis (3/12). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
SETELAH BESAR: Lobster hasil tangkapan di kawasan Desa Kota Karang, Krui, Pesisir Barat, Lampung, Rabu (2/12). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
MASIH BENIH: Benur di penampungan sementara perwakilan PT Dua Putra Perkasa di Desa Pasar Lama, Bengkulu, Kamis (3/12). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Perdagangan benur ilegal di Kuala Stabas sudah bukan rahasia lagi. Bisnis terlarang itu sudah berlangsung dua tahun terakhir. Benur yang laku dijual ke pengepul umumnya berwarna bening. Rata-rata dihargai Rp 8 ribu sampai Rp 9 ribu per ekor. Benur yang sudah muncul warna hitam tidak laku dijual. ”Kita buang ke laut kalau yang sudah muncul warnanya,” ujarnya.
Alur perdagangan benur di Krui selama ini terorganisasi dengan baik. Dari nelayan, benur itu dibeli pengepul dengan harga mengikuti pasaran.
Selanjutnya, benur umumnya dikirim ke Jakarta dan Bengkulu untuk kemudian diekspor ke luar negeri melalui perusahaan-perusahaan yang telah mengantongi izin ekspor sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di Wilayah NKRI.
Salah satu perusahaan pemegang izin ekspor benur adalah PT Dua Putera Perkasa (DPP). Bos PT DPP Suharjito ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11) bersama dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan lima orang lainnya. Tujuh tersangka itu disangka melakukan suap terkait izin ekspor benur.
Selama di Pesisir Barat, Jawa Pos menelusuri jaringan perdagangan benur dari level hulu. Di wilayah yang berada di perbatasan Lampung-Bengkulu dan memiliki garis pantai sepanjang 210 kilometer itu, perdagangan benur merupakan bisnis gelap paling menggiurkan. Pemasukan dari bisnis itu lebih besar daripada menangkap ikan. ”Nelayan di sini (Pesisir Barat) sudah malas cari ikan,” ujarnya.
Ironisnya, nelayan setempat mengungkapkan bahwa pasar benur di Krui tidak jarang melibatkan oknum aparat. Tidak sekadar membekingi bisnis gelap dari operasi petugas, mereka juga menjadi bagian dari lingkaran perdagangan benur. ”Merekalah yang kebanyakan jadi pengepul (benur),” ungkap nelayan yang wanti-wanti namanya tidak disebutkan itu.
Selama ini pengepul menjadi ’’otak” yang menggerakkan nelayan untuk menangkap benur. Para ’’bos’’ tersebut tidak jarang meminjamkan modal kepada nelayan berupa peralatan tangkap benur, seperti waring, senter, dan perahu. Kekuatan modal itulah yang membuat nelayan tidak bisa berkutik. ”Kalau mau pindah bos, ya harus balikin modal,” paparnya.
Baca juga: Lobster Garuda Bertanduk Beringin
Kepala Dinas Perikanan Pesisir Barat Armen Qodar mengatakan, aktivitas penangkapan benur ilegal di wilayahnya memang sudah berlangsung lama. Bahkan, saat era Menteri KP Susi Pudjiastuti melarang penangkapan benur dan lobster, nelayan di Pesisir Barat tetap melakukan aktivitas terlarang itu. ”Di sini itu zona merah (penangkapan benur ilegal),” paparnya saat ditemui Jawa Pos.
Meski begitu, saat ini sudah ada 15 perusahaan yang tercatat tengah mengajukan permohonan izin pengelolaan lobster sesuai dengan Permen KP Nomor 12 Tahun 2020. Perusahaan-perusahaan itu akan beroperasi di wilayah yang bersebelahan dengan Taman Nasional Bukit Barisan (TNBB) tersebut. Selain itu, pemerintah daerah setempat sedang mengajukan permohonan izin tangkap benur untuk ribuan nelayan di sana.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
