
CUCU TOKOH: Rizma Pujiatirta Haryaning Hemas ketika memerankan Siti Oetari dalam film dokumenter Koesno; Jati Diri Soekarno. (Rizma Pujiatirta untuk Jawa Pos)
Sebagai pemeran Siti Oetari di film Koesno; Jati Diri Soekarno, RA Rizma Pujiatirta Haryaning Hemas berhasil membawakan karakter dengan baik. Cucu keponakan Roeslan Abdoelgani itu harus riset terlebih dahulu untuk mendalami peran istri pertama Soekarno itu.
SEPTINDA AYU PRAMITASARI, Surabaya
RA Rizma Pujiatirta Haryaning Hemas telah tuntas menyelesaikan syuting sebagai pemeran Siti Oetari, istri pertama Soekarno di film Koesno; Jati Diri Soekarno. Saat itu, dia baru lulus SMA. Usianya baru 18 tahun. Pemeran termuda di film Koesno; Jati Diri Soekarno tersebut mengakhiri syuting film sejarah itu dengan adegan pacaran dan pernikahan sang proklamator Soekarno dengan Siti Oetari, putri Hadji Oemar Said (H.O.S.) Tjokroaminoto. ”Syuting filmnya sudah selesai,” kata Rizma.
Mahasiswa baru pada Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair) itu tidak pernah menyangka akan terpilih sebagai pemeran utama di film dokumenter drama garapan TVRI Jawa Timur itu. Awalnya, tim produksi film tersebut datang ke rumahnya di Kampung Plampitan, Surabaya. Rumah yang dulu menjadi tempat tinggal Roeslan Abdulgani, menteri luar negeri 1956–1957.
Roeslan semasa hidupnya dikenal memiliki hubungan dekat dengan Soekarno. Itu dibuktikan dengan banyaknya foto Roeslan bersama Soekarno di rumah tersebut.
”Saya lahir dan tinggal di rumah ini (Roeslan Abdulgani, Red). Saya cucu keponakan Roeslan Abdulgani,” ujarnya.
Saat tim produksi melakukan survei lokasi syuting film Koesno, sutradara sedang mencari pemeran Siti Oetari. Rizma tidak pernah berpikir untuk menjadi pemeran tokoh utama tersebut. Terlebih tidak ada pengalaman berakting sama sekali. ”Saya enggak kepikiran bakal ditawarin. Saya masih anak SMA biasa. Pas pulang sekolah, sudah ada kunjungan. Kebetulan saya tinggal di rumah Roeslan Abdulgani,” kata perempuan 18 tahun itu.
Saat tawaran itu datang, lanjut dia, langsung disambut baik. Sebab, belum tentu tawaran tersebut datang dua kali. Meski punya pengalaman akting yang minim, banyak pemeran lain yang senior memberi masukan. Begitu juga sutradara yang sangat baik mengarahkan agar peran Siti Oetari tersampaikan dengan apik.
”Awalnya, saya sempat overthinking, tetapi pas di lokasi syuting, sutradara dan produsernya baik banget,” imbuh perempuan yang juga pernah menjadi pemeran figuran di film biopik Terbang; Menembus Langit itu.
Rizma mengatakan, untuk mendalami karakter Siti Oetari, banyak cerita yang diberikan oleh sutradara. Selain itu, dia melakukan banyak riset tentang Siti Oetari semasa hidup. Mulai sifat-sifatnya, karakternya, hingga kehidupannya dulu.
”Karena dukungan para pemeran lain dan sutradara, saya jadi tidak kesulitan untuk akting dan lebih percaya diri,” ujar putri dari Rahma Rondang Aristien itu.
Selama syuting berlangsung, banyak hal yang berkesan bagi Rizma. Selain memang pengalaman pertama, peran Siti Oetari membuatnya bangga. Sosok yang berperan dalam Perserikatan Islam. Selain itu, Siti Oetari adalah istri pertama sang proklamator.
Saat ini Rizma baru mengawali jenjang kuliah di Program Studi Manajemen Perhotelan Fakultas Vokasi Unair. Suatu kebanggaan bagi Rizma karena kampus tersebut pernah memberikan gelar doktor honoris causa (HC) kepada Roeslan Abdulgani pada 1960-an. Selain fokus kuliah, dia juga tengah menyiapkan diri untuk mengikuti Duta Pariwisata Cak dan Ning 2022. ”Saya mau daftar Duta Pariwisata Cak dan Ning 2022. Semoga lancar,” ucap perempuan yang hobi basket itu.
Film Koesno perdana ditayangkan pada 14 Agustus 2022. Film tersebut mengisahkan perjalanan Soekarno sejak lahir hingga bertemu sosok-sosok yang menjadi tokoh penting dalam kemerdekaan Indonesia.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
