Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Februari 2017 | 07.48 WIB

Kapolsek Genteng Ajak Camat dan Danramil Jaga Keamanan Lingkungan

Kapolsek Genteng Kompol Wahyu Endrajaya dan Danramil Genteng Mayor Inf Albertinus Mariano. - Image

Kapolsek Genteng Kompol Wahyu Endrajaya dan Danramil Genteng Mayor Inf Albertinus Mariano.

Polsek Genteng punya cara tersendiri untuk menumbuhkan kesadaran terhadap keamanan lingkungan. Caranya, mereka berkeliling ke kampung-kampung, lalu berinteraksi dengan warga. Seperti apa?



DRIAN BINTANG S.



PAGI hari warga Jalan Undaan Kulon dikagetkan oleh kedatangan iring-iringan kendaraan aparat. Rombongan tersebut terdiri atas dua mobil dan enam sepeda motor. Kemudian, rombongan itu menyebar. Mereka masuk ke warung-warung dan bercakap-cakap dengan para penjaganya.


”Yang kami lakukan sosialisasi saja,” kata Kapolsek Genteng Kompol Wahyu Endrajaya. Anggota rombongan tersebut tidak semuanya polisi. Ada juga instansi samping yang diajak serta. Di antaranya, Danramil Genteng Mayor Infanteri Albertinus Mariano dan Camat Genteng Mahmud Sariadji.


Sosialisasi tersebut dilakukan di kampung yang rawan terjadi tindak kriminalitas. Selain Undaan Kulon, mereka juga menyambangi Undaan Wetan. Selama ini, di wilayah itu kerap terjadi kasus 3 C (curat, curas, dan curanmor).


Di warung tersebut, polisi mengajak warga berani melawan penjahat. Mereka harus bangkit dan secepatnya melapor ke polisi bilsa mengalami kejahatan. Kesadaran mereka terhadap pentingnya keamanan akan membuat kampung tersebut lebih ayem. Warga yang didatangi menyambut baik. Interaksi mereka pun cukup akrab.


Selama ini, kata Wahyu, ketika menjadi korban kejahatan, warga memilih tidak menceritakan fakta yang sebenarnya. Mereka bilang hanya kecurian biasa atau sekadar terjatuh di jalan. Padahal, apa yang sebenarnya mereka alami sangat serius. Banyak yang menjadi korban pencurian dan kekerasan.


Bila warga peduli, terang Wahyu, tentu kerja polisi juga lebih mudah. Informasi dari warga akan membantu polisi untuk meringkus pelakunya. ”Kalau bungkam, bagaimana kami bisa menyelesaikan kasusnya,” ujarnya.


Dengan blusukan semacam itu, terang dia, warga akan lebih dekat dengan polisi. Mereka merasa tidak berjarak. ”Kalau rutin, mereka tidak akan sungkan lagi,” jelasnya.


Warga pun senang dengan kedatangan para polisi tersebut. ”Sering-sering ke sini,Pak,” kata penjaga PKL di Jalan Kusuma Bangsa yang didatangi kemarin. Mereka berharap hubungan baik polisi dan warga kian terjalin.


Selain itu, Wahyu dan rombongan datang ke pusat perbelanjaan di wilayah hukum Polsek Genteng. ”Kami berusaha mencapai semua lapisan masyarakat yang berada di kawasan Polsek Genteng,” jelasnya.


Sosialisasi tersebut tidak ditujukan kepada pengunjung mal. Tetapi, kepada pihak keamanan yang sedang bertugas. Wahyu memberikan pengarahan tentang penanggulangan kriminalitas dan penjagaan keamanan di mal.


Acara keliling-keliling itu berakhir pada pukul 12.30. Wahyu segera mengisyaratkan anggotanya untuk kembali ke mapolsek. Dengan menggunakan sepeda motor patroli, perlahan-lahan dia mulai meninggalkan lapangan parkir mal tersebut.



Apa yang dilakukan polisi, ditanggapi positif oleh Stevi Widya, salah seorang humas di mal yang didatangi rombongan. Dia menuturkan bahwa hubungan antara pihak keamanan dan polisi setempat sangat dibutuhkan. Selain menicptakan keamanan dan kenyamanan. Sebagai warga negara yang baik, memang masyarakat juga sudah seharusnya berkoordinasi dengan pihak yang berwenang. “Saya mendukung sekali kegiatan yang diadakan. Bahkan harus rutin,” katanya. (bin/c6/git/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore