
TANGGUH: Kroasia tak bisa dianggap sebelah mata dan siap berikan kejutan di hadapan raksasa Spanyol. (hns_cff)
JawaPos.com — Pertandingan pembuka Grup B Euro 2024 akan mempertemukan dua raksasa sepak bola, Spanyol dan Kroasia. Duel seru ini akan berlangsung di Olympiastadion, Berlin, pada Sabtu, 15 Juni 2024, pukul 23.00 WIB.
Pertemuan ini tidak hanya menjanjikan permainan berkualitas tinggi, tetapi juga akan menjadi pertarungan sengit mengingat Grup B dikenal sebagai grup neraka di turnamen ini.
Grup B dihuni oleh Spanyol, Kroasia, juara bertahan Italia, dan Albania yang siap memberikan kejutan. Kemenangan menjadi harga mati bagi kedua tim demi memuluskan langkah mereka di turnamen antarnegara Eropa ini.
Spanyol, yang saat ini di bawah komando Luis de la Fuente, memulai era baru. Sementara Kroasia, dengan pengalaman Luka Modric dan kawan-kawan, siap memberikan perlawanan sengit.
Terkait perjumpaan antara Spanyol dan Kroasia ini, terdapat beberapa fakta menarik yang patut diketahui jelang pertandingan pembuka Grup B Euro 2024.
1. Ini adalah penampilan ke-12 Spanyol di putaran final Euro dan kedelapan secara berturut-turut. Spanyol hanya kalah satu kali dari 12 pertandingan penyisihan grup Euro terakhirnya dengan delapan kemenangan dan tiga kali imbang.
2. Spanyol memiliki catatan bagus dalam pertandingan pembuka Piala Eropa, hanya kalah satu kali dari 11 penampilan sebelumnya (5 menang, 5 imbang). Kekalahan tersebut terjadi saat melawan Norwegia di Euro 2000 (0-1).
3.Tidak termasuk adu penalti, Spanyol hanya kalah dua kali dari 22 pertandingan Piala Eropa terakhirnya (13 menang, 7 imbang). Ini adalah Piala Eropa keempat berturut-turut di mana Spanyol menghadapi Kroasia. Spanyol menang 1-0 di babak penyisihan grup pada 2012, tetapi Kroasia mencatatkan kemenangan 2-1 di babak yang sama pada 2016. Terbaru, Spanyol menang dalam pertandingan babak 16 besar Piala Eropa 2020 yang berakhir dengan skor 5-3 setelah melalui perpanjangan waktu.
4. Dalam delapan pertandingan kompetitif terakhir mereka, Spanyol mencatatkan tujuh kemenangan dan satu kali imbang, dengan enam clean sheet dalam delapan pertandingan terakhir penyisihan grup Piala Eropa. Spanyol hanya gagal mencetak gol dalam satu dari 12 pertandingan terakhir penyisihan grup Piala Eropa.
5. Ini adalah penampilan keenam berturut-turut Kroasia di Piala Eropa sejak debut pada 1996. Mereka hanya melewatkan putaran final edisi 2000. Kroasia hanya kalah dua kali dari 12 pertandingan terakhir di penyisihan grup Piala Eropa (7 menang, 3 imbang). Mereka hanya gagal mencetak gol dalam dua dari 14 pertandingan terakhir di penyisihan grup Piala Eropa. Hanya satu dari 22 pertandingan Piala Eropa Kroasia sebelumnya yang berakhir tanpa terciptanya gol, yaitu hasil imbang 0-0 melawan Swiss di laga pembuka Piala Eropa 2004.
6. Kroasia memiliki catatan kuat dalam pertandingan pembuka mereka dari enam penampilan Piala Eropa sebelumnya dengan lima kemenangan dan satu kali imbang. Satu-satunya kekalahan terjadi pada pertandingan pembuka Piala Eropa 2020 melawan Inggris (0-1).
7. Kroasia hanya mencatatkan satu clean sheet dalam 12 pertandingan Piala Eropa terakhirnya.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengungkapkan kekagumannya terhadap mentalitas para pemain Kroasia. “Saya benar-benar mengagumi mentalitas para pemain Kroasia karena mereka adalah contoh kebanggaan nasional, rasa persatuan, kebanggaan terhadap tim nasional. Saya bangga ketika kami merasakan hal yang sama di negara kita,” ujar de la Fuente.
"Tujuan pertama harus selalu bersaing dan berada dalam posisi menang. Saya yakin kami akan memiliki peluang untuk memperjuangkan gelar. Namun, hanya ada satu pemenang dan ada banyak tim nasional yang bagus yang bisa memenangkan trofi ini," timpalnya.
Di sisi lain, pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, menyadari tantangan berat di grup ini. “Kami berada di grup terberat, dan semua orang tahu itu. Awal yang baik sangat penting. Ingat Piala Dunia di Qatar ketika kami bermain melawan Maroko pertama kali? Poin itu sangat penting di kemudian hari. Kami tidak membidik hasil imbang: kami ingin menunjukkan yang terbaik dan menang. Kami tidak takut pada siapa pun. Kami mengincar kemenangan. Ini akan sulit dan sangat menuntut, tapi seperti biasa, saya percaya pada tim kami,” tegas Dalic.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
