Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Juli 2024 | 17.21 WIB

Deretan Fakta Unik Pasca Spanyol Hancurkan Prancis, Lamine Yamal Pecahkan Rekor Lampaui Pele

Gol Lamine Yamal bawa dirinya pecahkan rekor lampaui Pele di level internasional. (Instagram/@sefutbol) - Image

Gol Lamine Yamal bawa dirinya pecahkan rekor lampaui Pele di level internasional. (Instagram/@sefutbol)

JawaPos.com — Timnas Spanyol kembali mencetak sejarah dengan melaju ke final Euro 2024 setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-1 di semifinal yang berlangsung di Allianz Arena, Munich, Rabu (10/7) dini hari WIB.

Kemenangan ini tidak hanya membawa Spanyol ke partai puncak, tetapi juga diwarnai dengan berbagai fakta unik dan bersejarah yang melibatkan pemain muda berbakat, Lamine Yamal. Berikut lima fakta menarik yang muncul usai duel sengit antara Spanyol dan Prancis tersebut.

Pertama, kemenangan Spanyol atas Prancis memastikan mereka melaju ke final kelima di turnamen Euro. Sebelumnya, La Furia Roja telah mencapai final pada 1964, 1984, 2008, dan 2012.

Dari empat kesempatan sebelumnya, Spanyol hanya gagal menjadi juara sekali, yakni pada 1984 ketika mereka kalah dari Prancis. Kini, dengan kemenangan di semifinal Euro 2024, Spanyol memiliki peluang besar untuk menambah koleksi trofi mereka.

Kedua, keberhasilan pelatih Luis de la Fuente membawa Spanyol ke final Euro 2024 merupakan catatan tersendiri. De la Fuente berhasil mengulangi kesuksesannya saat membawa tim muda Spanyol menjuarai Euro U-19 pada 2015 dan Euro U-21 pada 2019.

Menariknya, dalam dua kejuaraan kelompok umur tersebut, lawan yang disingkirkan di semifinal juga Prancis. Hal ini menunjukkan kemampuan De la Fuente dalam menghadapi tekanan di babak semifinal dan membawa timnya ke final.

Ketiga, Spanyol mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang memenangkan enam pertandingan dalam satu edisi Euro. Dengan kemenangan ini, La Furia Roja akan bermain di final turnamen besar pertama mereka (Euro atau Piala Dunia) sejak 2012. Pencapaian ini menunjukkan konsistensi dan kualitas permainan Spanyol yang tetap tinggi meskipun mengalami beberapa perubahan generasi pemain.

Keempat, Lamine Yamal berhasil memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda di Kejuaraan Eropa dan dunia pada usia 16 tahun 362 hari. Yamal melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh legenda sepak bola Brasil, Pele, yang mencetak gol pada usia 17 tahun 239 hari.

Gol Yamal pada menit ke-21 tidak hanya menyamakan kedudukan untuk Spanyol, tetapi juga menandai era baru dalam sepak bola dengan munculnya bakat-bakat muda yang luar biasa.

Kelima, Randal Kolo Muani menjadi pemain Prancis ketiga yang mencetak gol di semifinal Euro dan Piala Dunia setelah Michel Platini (1982 dan 1984) serta Zinedine Zidane (2000 dan 2006).

Gol sundulan Kolo Muani pada menit kesembilan membawa Prancis unggul lebih dahulu sebelum akhirnya Spanyol membalikkan keadaan. Prestasi Kolo Muani ini menunjukkan bahwa dia mampu tampil dalam pertandingan besar dan memberikan kontribusi signifikan bagi timnya.

Pertandingan antara Spanyol dan Prancis di semifinal Euro 2024 ini tidak hanya menjadi ajang pertarungan dua tim besar, tetapi juga memunculkan berbagai momen bersejarah. Kemenangan Spanyol yang diraih melalui comeback setelah sempat tertinggal menunjukkan mental juara yang dimiliki oleh para pemain mereka. Gol-gol dari Lamine Yamal dan Dani Olmo pada menit ke-21 dan ke-25 membawa La Furia Roja melaju ke final dengan penuh keyakinan.

Kemenangan ini juga menambah kepercayaan diri para pemain Spanyol dalam menghadapi final Euro 2024. Dukungan penuh dari para suporter yang hadir di stadion maupun yang menyaksikan dari rumah menjadi motivasi tambahan bagi tim asuhan Luis de la Fuente. Para pendukung Spanyol tentu berharap tim kesayangan mereka dapat mengulang kesuksesan pada tahun 2008 dan 2012 dengan membawa pulang trofi Euro.

Perjalanan Spanyol menuju final Euro 2024 tidaklah mudah. Mereka harus menghadapi lawan-lawan tangguh di fase grup dan fase gugur. Namun, determinasi dan semangat juang yang tinggi selalu menjadi kunci keberhasilan mereka. Kemenangan atas Prancis di semifinal ini menjadi puncak dari perjuangan mereka yang tak kenal lelah.

Penampilan gemilang Lamine Yamal di semifinal ini juga membuka mata dunia akan potensi besar yang dimiliki oleh pemain muda ini. Di usianya yang masih sangat muda, Yamal telah menunjukkan kualitas permainan yang luar biasa dan ketenangan yang jarang dimiliki oleh pemain seusianya. Masa depan cerah menanti Yamal dan menjadi penanda era baru dalam sepak bola Spanyol.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore