
Shani Indira Natio (tengah) bersama member JKT48 lainnya saat membawakan lagu Musim yang Selanjutnya (Tsugi no Season) di perayaan ulang tahun ke-8 JKT48 di Tunjungan Convention Center, Minggu (22/12) malam. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tak banyak grup musik di Indonesia yang bisa bertahan selama delapan tahun dengan terus mengeluarkan single atau album setiap tahun. Grup idola JKT48 adalah contohnya. Semalam mereka mengadakan perayaan ulang tahun ke-8 di Tunjungan Convention Hall. Sebagai kado ulang tahun, mereka merilis single orisinal pertamanya!
Kabar bahwa JKT48 menyanyikan single orisinal untuk kali pertama di hadapan penggemar Surabaya menjadi magnet bagi mereka untuk datang ke perayaan ulang tahun tersebut. Karena itulah, sejak siang Tunjungan Convention Hall dipadati penggemar. Mereka tidak mau kehilangan momen bersejarah untuk tahu single orisinal pertama JKT48 yang berjudul Rapsodi tersebut.
Begitu lagu orisinal yang dikerjakan Lale, Ilman, dan Nino serta koreografi dari Ari Tulang itu dibawakan, teriakan penggemar langsung menggema. Memang, tidak ada chant yang terdengar layaknya lagu JKT48 pada umumnya. Sebab, itu kali pertama mereka mendengar lagu orisinal tersebut.
Bagi yang belum tahu, JKT48 sebagai sister group dari AKB48 selama delapan tahun hanya menyanyikan lagu-lagu milik kakak mereka yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Mulai AKB48, SKE48, sampai HKT48. Meski demikian, mereka sudah memiliki 20 single dan 5 album (termasuk best album oleh KFC).
Shani Indira Natio sebagai center dari single orisinal mengaku puas dengan hasilnya. Meski, masa latihan lumayan pendek karena materi baru diketahui setelah Senbatsu Sousenkyo 2019 (mudahnya dikenal sebagai pemilu ala JKT48) pada 30 November lalu. ’’Mereka (Lale, Ilman, dan Nino) benar-benar tahu selera musik Indonesia bagaimana,’’ ujarnya.
Photo
Para member Senbatsu (pilihan) peringkat 1-16 hasil Pemilu ala JKT48 membawakan lagu ikonik 48 Group, Heavy Rotation. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)
Member yang berulang tahun tiap 5 Oktober itu menambahkan, single orisinal memang tetap memiliki warna khas JKT48. Namun, liriknya kini mudah dimengerti. Sebab, bukan lagi terjemahan dari bahasa Jepang. Selain itu, Ari Tulang membuat koreografi yang ciamik. ’’Sejak awal, Ari Tulang ingin koreografinya mudah diikuti orang lain,’’ imbuhnya.
Musik yang dihasilkan Lale, Ilman, dan Nino memang easy listening. Selain itu, benar kata Shani, liriknya mudah dimengerti. Malah, Feni Fitriyanti, member lain yang ikut membawakan single tersebut, mengatakan bahwa penggemar tak perlu bingung saat memahami lirik.
Dia sempat menebak-nebak liriknya bakal galau atau sedih seperti lagu ciptaan Lale, Ilman, dan Nino lainnya. Namun, saat tahu justru bikin semangat untuk dibawakan. Apalagi, lagu yang menceritakan tentang janji suci suatu hubungan itu enak didengar. Feni jadi tidak sabar untuk menunggu semuanya, termasuk video musiknya.
’’Iya, lagunya punya makna yang dalam. Kalau didengerin, bakal baper sendiri,’’ imbuh Shania Gracia, member Tim KIII. Dia juga mengatakan, penggemar di Surabaya mendapat kesempatan pertama mendengar single orisinal karena selalu antusias. Katanya, arek-arek Suroboyo selalu excited saat bertemu JKT48.
Sementara itu, Kapten JKT48 Beby Chaesara Anadila menambahkan bahwa single orisinal punya perbedaan yang mendasar dalam penggarapan. Terutama saat latihan koreografi dan pembawaan lagu. Katanya, membawakan lagu milik 48 group bisa dengan menonton video saat lagu tersebut dibawakan.
Jadi, ada pola yang sudah pasti. Nah di lagu Rapsodi, saat ditunjukkan koreografinya, para member JKT48 bisa ikut memberikan revisi. Begitu juga saat menyanyikannya. ’’Prosesnya berbeda. Biasanya, kami terima jadi. Sekarang ikut memberi masukan,’’ tuturnya. Rencananya, single orisinal itu resmi dilempar ke pasar pada Januari 2020.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
