alexametrics

Penantian Delapan Tahun Berakhir, JKT48 Rilis Single Orisinal Rapsodi

22 Januari 2020, 20:57:39 WIB

JawaPos.com – Penantian panjang itu akhirnya berakhir. Grup idola JKT48 secara resmi merilis single orisinal pertamanya sejak berdiri pada 2011. Single berjudul Rapsodi garapan Laleilmanino itu dirilis Rabu (22/1) di Teater JKT48 FX Sudirman. Ditandai juga dengan rilisnya video musik di kanal Youtube JKT48 dan berbagai platform streaming.

Sejak Rabu pagi, gaung rilisnya single Rapsodi sudah menjadi trending topic di Twitter Indonesia dengan tagar #JKT48Rapsodi. Penggemar makin bersemangat karena JKT48 Official Team (JOT) serius memperkenalkan Rapsodi. Mulai dari memasang billboard, hingga teaser video musik yang mucul di kereta komuter Jakarta.

Single tersebut secara resmi diperkenalkan sekitar pukul 15.30. Selain member JKT48 dan Melody Nurramdhani Laksani sebagai perwakilan JOT, juga hadir Laleilmanino selaku produser, distributor musik, dan Ari Tulang yang menjadi koreografer single Rapsodi. ’’Ini penantian selama delapan tahun,’’ ujar Melody.

Lebih lanjut dia menjelaskan, selama ini JKT48 membawakan lagu dari sister group seperti AKB48. Nah, di tahun ke-8 ini mereka ingin punya single orisinal yang digarap oleh musisi lokal. Katanya, sempat ada beberapa kandidat. Tapi, pilihan lantas jatuh pada Laleilmanino yang sukses menciptakan berbagai lagu hits.

’’Bukan hanya aku, member yang ada juga excited dan antusias. Apalagi, yang membawakan lagu ini dipilih langsung oleh fans,’’ imbuh Melody. Seperti diketahui, 16 member yang menyanyikan single Rapsodi berasal dari event pemilihan Senbatsu Sousenkyo (mudahnya seperti pemilu ala JKT48).

Ketika lagu sudah disepakati digarap oleh composer lokal, koreografi juga diputuskan dibuat oleh Ari Tulang. Ditambah dengan upaya memperkenalkan single dengan lebih massif, Melody berharap agar single ini bisa diterima. Tidak hanya oleh fans JKT48. Tetapi juga masyarakat umum.

Harapan itu juga yang ingin ditegaskan oleh Laleilmanino ketika menerima pekerjaan membuat single oleh JKT48. Nino bilang, mereka merasa terhormat dipercaya untuk menggarap proyek perdana itu. ’’Selama ini mereka bernyanyi pakai hasil terjemahan, sekarang mencoba single orisinal,’’ kata pentolan grup RAN itu.

Nino ingat betul, sempat degdegan menerima tugas ini karena fans JKT48 dikenal luar biasa militant. Dia takut tidak bisa memberikan hasil yang maksimal. Apalagi, selama ini JKT48 dikenal dengan lagu-lagu upbeat. ’’Ini single pertama. Kami ingin yang khas. Akhirnya dipilih yang medium beat,’’ urai Nino.

Dia juga tahu jika lagu JKT48 identik dengan chant. Namun, dia ingin memberikan nuansa yang berbeda. Sebab, ini lagu orisinal. Jika masih sama dengan sebelumnya, pikirnya apa bedanya dengan yang sudah-sudah. ’’Kami ingin fans ikut menyanyi. Ingin lebih sering diputar di radio-radio. Lewat notasi yang mudah diingat, JKT48 bisa masuk ke tempat baru,’’ terang Nino.

Ari Tulang juga merasa degdegan. Sebab, koreografi merupakan salah satu trademark JKT48. Setelah staff yang menghubunginya memberikan lirik lagu dan link berisikan penampilan JKT48, Ari mulai mempelajari. Seingatnya, ada sekitar 4 atau 5 kali revisi koreografi hingga disepakati finalnya.

’’Koreografinya yang nggak hanya menonjolkan karya saya. Tetapi juga JKT48, dan karakter lagu yang dibuat Laleilmanino. Saya juga harus bisa memuaskan fans,’’ kata Ari Tulang. Yang membuatnya terkesan, ternyata member JKT48 sangat mudah memahami koreografi buatannya.

Video Musik dengan Konsep Pernikahan

Lagu yang menarik juga perlu didukung video musik keren. Itulah kenapa, JKT48 memilih terbang ke Bali untuk mendukung konsep itu. Lantaran lagu ini menceritakan tentang hubungan menuju pernikahan, dicarikan spot yang menarik. Tempat pengambilan gambar jatuh pada Tirtha Bridal, Uluwatu.

Sedangkan gaun pengantin yang dikenakan Shani Indira Natio, merupakan rancangan dari Phangshanny Couture. Indahnya panorama Bali di komplek Tirtha Bridal membuat single ini makin terasa istimewa. Shani yang memenangi event pemilihan dengan 72.707 suara mengaku sangat senang.

’’Lagunya, jujur kami suka banget. Awalnya, kami pikir akan mirip dengan lagu JKT48 sebelumnya. Ternyata ini di luar ekspektasi kami. Langsung kena di hati,’’ katanya. Dia juga merasa tersanjung atas dukungan fans yang menyebut jika Shani cocok membawakan single Rapsodi.

Editor : Dhimas Ginanjar


Close Ads