
Salah satu adegan Deddy Sutomo dalam film Mencari Hilal
JawaPos.com - Kepergian Deddy Sutomo menyisakan duka bagi keluarga dan insan perfilman Indonesia. Semasa hidup, dia terkenal sebagai aktor legendaris yang berdedikasi tinggi. Buktinya di usia senja beliau masih aktif hingga mendapat penghargaan beberapa waktu lalu.
Bagaimana perjalanan karir Deddy Sutomo? Lahir di Jakarta pada 26 Juni 1941 silam, perjalanan hidup beliau tergolong cukup aneh dan menarik. Walaupun sejak muda tertarik pada dunia seni budaya, Deddy tidak sejak awal berkecimpung di bidang sinematografi.
Ternyata, Deddy adalah seorang guru di SMEA Negeri Klaten yang mengajar Prakarya. Tidak puas sebagai guru, baru kemudian dirinya mencoba hijrah ke Jakarta untuk mengubah nasib.
Semula Deddy menjadi tenaga kreatif di PT Sanggar Prativi. Dia meningkatkan kemampuan aktingnya dengan mengikuti kursus elementer sinematografi yang diselenggarakan oleh Yayasan Film Indonesia.
Barulah pada 1970, Deddy resmi berakting lewat film pertamanya berjudul Awan Jingga. Bila pada awal-awal kariernya di depan kamera dia mendapat peran jagoan, selanjutnya peran yang dimainkannya beragam, seperti menjadi seorang pendekar (film Panji Tengkorak), santri (film Atheis), peranakan Tionghoa (film Mustika Ibu), pawang buaya (Buaya Putih), dan lainnya. Tapi Deddy juga pernah memerankan tokoh penting dalam sejarah yaitu, Jenderal Sudirman (Janur Kuning).
Setelah tidak lagi main film di akhir 1990-an, Deddy sempat mencoba menjadi pengusaha, di antaranya dengan mendirikan PT Jakarta Pelangi Production. Tapi akhirnya Sang Panji Tengkorak ini justru terjun masuk bidang politik.
Diawali dengan duduk dalam MPP (Majelis Perimbangan Partai) PDI Perjuangan, dia kemudian dicalonkan sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah II. Pada pemilu tahun 2004, Deddy Sutomo terpilih menjadi anggota DPR RI, dan berada dalam komisi X (Bidang Pendidikan).
Menariknya, meski telah melewati berbagai perjalanan, Deddy Sutomo tetap tidak meninggalkan dunia film. Prestasi memukau ditorehkan saat Deddy Sutomo membintangi film Mencari Hilal. Berperan menjadi Mahmud, dia sukses terpilih sebagai Aktor Utama Terbaik di Festival Film Indonesia 2015.
Namun sayang, aktor senior Deddy Sutomo itu kini harus berpulang ke Sang Pencipta. Dia dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (18/4). Kini, jenazah aktor senior itu disemayamkan di rumah duka di Flamboyan Village, kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
