alexametrics

Feni Bicara Soal Tekanan dan Semangat di Senbatsu Sousenkyo JKT48

8 November 2019, 19:17:55 WIB

JawaPos.com – Posisi Feni Fitriyanti di Senbatsu Sousenkyo JKT48 2019 boleh dibilang stabil. Sebab, pada pengumuman tahap pertama atau kedua, center Tim J itu tetap berada di peringkat ke-3. Namun, ekspektasi penggemar agar member 20 tahun itu bisa berada di peringkat lebih baik tidak membuatnya puas dengan posisi sekarang.

Usai pengumuman tahap ke-2, Minggu (3/11) di Teater JKT48, Feni bercerita tentang Senbatsu Sousenkyo yang memberinya banyak tekanan. Itu karena sebelum pengumpulan suara dilakukan, sudah banyak fans JKT48yang mengunggulkan dirinya dan Shani Indira Natio sebagai jawara di pemilihan 2019.

’’Itu jadi pressure buatku. Sebelum Senbatsu Sousenkyo dimulai, fans sudah berharap banyak padaku,’’ katanya pada JawaPos.com.

Saat itu, lanjut Feni, dia sempat bingung. Harus melakukan apa supaya bisa mendapat kepercayaan fans agar memberikan suara padanya. Namun, penggemarnya ternyata sangat luar biasa. Bisa membawa Feni sampai posisi tiga pada pengumuman sementara tahap pertama dengan 6.375 suara dan tahap kedua dengan 14.811 suara.

’’Pada tahap 2, aku pikir vote-nya lebih rendah, tapi ternyata aku tetap di posisi tiga. Artinya, harapanku di Tim J dan JKT48 masih ada,’’ terangnya.

Dijagokan bakal menjadi calon ratu JKT48, memang membuat Feni bersemangat. Namun, dia mengakui kalau tekanannya lebih tinggi. Dia tidak mungkin menutupi tekanan itu dengan vote diri sendiri dalam jumlah banyak. Selain itu, dia juga sempat dibayangi kesuksesan Cindy Yuvia (Yupi) saat Senbatsu Sousenkyo 2018. Yupi jadi nomor satu saat menjabat center Tim J. Posisi yang sama dengannya saat ini.

Dari kiri: Feni, Shani, dan Aya merupakan tiga besar member yang mendapat suara tertinggi sementara di Senbatsu Sousenkyo. Mereka berpeluang besar untuk membawakan single original JKT48. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)

’’Waktu kampanye di teater, aku bilang kalau aku nggak mau jadi tolok ukur tim J. Meski itu pasti terjadi karena aku center Tim J. Banyak anggapan kalau center single sousenkyo sekarang juga harus dari Tim J juga,’’ terangnya. Menurutnya, tidak harus seperti itu. Tetapi, itu ikut menjadi beban Feni.

Bisa jadi, itu yang membuat Feni awalnya was-was untuk mematok posisi tinggi. Sekarang, dia sudah masuk tiga besar. Meski suaranya terpaut jauh dengan Shani, Feni tak mau buru-buru lempar handuk. ’’Posisi 1, 2, atau 3 buatku nggak apa-apa. Tapi, kalau pun nggak di posisi satu, jadi pendamping Kak Shani juga nggak apa-apa,’’ katanya.

Feni jelas makin bersemangat di kompetisi 2019. Itulah kenapa, dia tidak mau cepat puas dan ingin tetap nge-gas lagi dalam pengumpulan suara hingga hari akhir. Apa strateginya? dia tidak mau membuka itu. Yang jelas, persaingan bakal tetap ketat karena ini memperebutkan siapa yang menyanyi untuk single original JKT48.

“Jadi setiap member JKT48 pasti ingin mendapatkan posisi terbaik di single ini. Mungkin, tahap ini buatku sudah cukup. Tapi, aku merasa aku bisa lebih dari peringkat ini. Aku akan terus semangat. Apapun yang kalian lakukan dan usahakan aku akan menghargainya,” tegas Feni.

Editor : Dhimas Ginanjar



Close Ads