
Penampilan Tim T saat membawakan setlist Tunas di Balik Seragam, Minggu (1/9) di Teater JKT48. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)
JawaPos.com - Penantian Tim T untuk mendapatkan setlist teater original (bukan turunan dari senior di JKT48) berakhir Minggu (1/9). Sore itu, 17 member Tim T yang dipimpinan Kapten Ayana Shahab membawakan setlist sendiri. Yakni, Seifuku no Me atau Tunas Di Balik Seragam yang dipopulerkan SKE48 pada Oktober 2009.
Satu dekade kemudian, Tim T JKT48 yang harus membawakan setlist itu. Lengkap dengan keceriahan, energi, dan lompatan-lompatan tinggi dari koreografi. Suatu hal yang sempat menjadi beban bagi para member Tim T. Sebab, fans yang sudah lama menggandrungi 48 Group pasti menjadilan SKE48 sebagai benchmark.
Sadar bukan hal yang mudah, Tim T mempersiapakan setlist itu sejak Juni. Itu berarti, para member muslim tidak hanya punya kewajiban puasa. Tetapi juga latihan fisik ekstra keras. Sebab, kekuatan fisik menjadi pondasi utama suksesnya setlist Tunas Di Balik Seragam yang menguras tenaga.
"Setlist ini butuh tenaga lebih dari Te wo Tsunaginagara (Sambil Menggandeng Erat Tanganku, setlist terakhir Tim T)," ujar Kapten Tim T Ayana Shahab, Minggu (1/9) malam.
Saking pentingnya latihan fisik, manajemen tidak memberikan kelas koreografi sebelum pondasi tenaga terbentuk. Ayana, Adhisty Zara, Nabila Fitriana (Lala), dan Jinan Safa Safira yang malam itu ikut wawancara sampai ingat betul: berlari mengitari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat Ramadan.
"Awal mulai setlist, loncatnya nggak bisa setinggi sekarang. Keberatan di badan," imbuh Ayana.
Photo
Latihan fisik menjadi pondasi suksesnya setlist Tunas di Balik Seragam. Tim T mulai berlatih sejak Juni 2019. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)
Member lain mengamini. Mereka bilang, saat SKE48 membawakan setlist ini juga sampai cedera. Oleh sebab itu, latihan fisik mengambil porsi banyak dan berat untuk setlist Tunas di Balik Seragam. Itulah kenapa, butuh waktu sampai 4 bulan untuk menyiapkan.
"Yang paling susah itu loncatnya. Member SKE48 bisa setinggi itu loncatnya. Kami berusaha banget untuk bisa loncat setinggi itu. Sebab, fans pasti nonton SKE48 dan punya ekspektasi tinggi," ujar Lala, member generasi 7 yang dipercaya menjadi center dalam setlist ini.
Usaha mereka membuahkan hasil positif. Pertunjukan shonichi (hari pertama) berlangsung sukses. Mereka berhasil membawakan 16 lagu dengan baik. Latihan fisik yang digenjot sejak Ramadan berhasil ditata hingga pertunjukkan berakhir. Lagu-lagu cepat yang membutuhkan tenaga ekstra berhasil diselesaikan dengan apik.
Fans Tim T yang tidak kalah semangat. Chant terus diteriakkan, dipadu dengan ayunan lightstick membuat suasana teater yang full house benar-benar meriah. Apalagi saat lagu ke-12 yakni Lagu Sahabat dinyanyikan. Semua fans ikut bernyanyi.
Photo
Gimmick di akhir pertunjukkan berupa surat yang dibacakan oleh member Tim T untuk fans yang beruntung. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)
Show tersebut boleh dikatakan sukses. Meski demikian, Ayana tak mau buru-buru puas. "Pasti ada kekurangan. Aku nggak mau cepat puas. Apalagi, setlist ini akan dibawakan dalam waktu lama. Pasti kami terus berproses untuk jadi lebih baik," tutur Ayana.
Menurut Ayana, salah satu kunci sukses pertunjukan malam itu adalah para member yang enjoy. Dibandingkan dengan geladi resik, dia menyebut suasananya benar-benar berbeda. "Kami enjoy banget bawain setlist ini. Apalagi, saat fans ikut bernyanyi di lagu ke-12," terangnya.
Ajang Pembuktian
Beberapa waktu yang lalu, ramai di Twitter tentang fans yang merisak Tim T. Setlist ini diharapkan bisa membuat pandangan fans berubah. Sebab, kemampuan para member Tim T di JKT48 makin teruji. ’’Melalui setlist ini, setelah melihat kami, coba ubah pandangannya ke arah yang lebih positif,’’ terang Ayana.
Lebih lanjut dia menjelaskan, semua tim punya kelebihan dan kekurangan. Tapi, dia tidak tahu kenapa ada penggemar yang selalu melihat kekurangan Tim T. Ayana mengatakan, kritikan itu didengar. Tapi, itu tidak membuat Tim T menjadi down.
Photo
Setlist Tunas di Balik Seragam diharapkan memberi banyak efek positif. Mulai dari fans yang tidak lagi memandang Tim T sebelah mata, dan memberi kesuksesan pada Pemilu ala JKT48 atau senbatsu sousenkyo. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)
Zara, Lala, dan Jinan mengajak untuk penggemar atau yang ingin mengenal Tim T baru untuk menonton pertunjukan Tunas di Balik Seragam. Kata Zara, setlist ini benar-benar energik. ’’Kami melakukannya dari hari. Setlist ini juga tanda kami telah keluar dari zona nyaman. Kalau biasanya kami imut-imut atau lucu, di setlist ini jadi bermacam-macam,’’ ungkap bintang film Dua Garis Biru itu.
Sedangkan Lala, bersemangat karena setlist ini original Tim T. Oleh sebab itu, dia ingin merayakannya bareng penggemar. Bagaimana pendapat Jinan? Tunas di Balik Seragam adalah sesuatu yang fresh. ’’Inilah wajah baru Tim T. Center-nya baru, dan banyak anak baru juga di sini,’’ katanya.
Berharap ada Dampak Positif ke Pemilu ala JKT48
Senbatsu Sousenkyo (ajang pemilihan member untuk single terbaru) atau yang lebih mudah dipahami dengan Pemilu ala JKT48 tinggal beberapa bulan lagi. Munculnya setlist baru bisa dimanfaatkan untuk membawa dampak positif ke hasil pemilu nanti. Sebab, fans yang penasaran punya peluang besar untuk menonton pertunjukan teater Tim T. Tinggal bagaimana para member memanfaatkan peluang itu.
Meski sempat dirisak oleh penggemar, Tim T memiliki basis pendukung yang kuat. Itu terbukti saat Request Hour 2019, lagu milik Tim T berhasil menjadi nomor satu. Bukan tidak mungkin, hal itu terulang pada Pemilu ala JKT48 nanti. Lala berharap, agar di Senbatsu Sousenkyo nanti banyak member Tim T yang masuk senbatsu atau undergirls.
''Berharap semuanya masuk nomor. Kami sudah usaha banget di setlist ini. Sekuat tenaga dan sepenuh hati. Jadi, semoga fans bisa mendukung kami,'' katanya.
Jinan juga yakin kalau setlist yang diperkenalkan sebelum senbatsu sousenkyo juga yakin bisa mendongkrak perolehan suara member Tim T. Menurutnya, Tim T sudah membawakan setlist Te wo Tsunaginagara sangat lama. Fans bisa saja bosan. ''Sekarang setlist baru. Fresh. Kami menampilkan sesuatu yang berbeda. Semoga fans melihat usaha kami,'' tutupnya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
