
Photo
JawaPos.com - Aktor Ilyas Bachtiar merasa acara akad nikah dengan Nabila LIDA pada Kamis (20/10) sungguh sangat berkesan dan masih sangat terasa sampai sekarang. Semua rangkaian proses yang mengusung tradisi adat Aceh terasa sangat sakral.
Aceh yang dikenal dengan daerah religius sangat dirasakan oleh Ilyas Bachtiar dalam acara akad nikah. Dia ditanya soal kemampuannya dalam mengaji Alquran hingga diberikan nasihat pernikahan, diingatkan akan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang suami.
"Aku merasa religiusnya sangat kuat di sini. Petugas KUA menasehati sampai menusuk hati. Kayak dikasih tahu sama keluarga sendiri," ujar Ilyas Bachtiar dalam jumpa pers virtual, Jumat (21/10) malam.
Dia mengaku prosesi akad nikahnya berbeda dengan yang biasa terjadi di acara pernikahan di Jakarta. Kental dengan nuansa adat, membuat Ilyas Bachtiar harus menghafalkan kata-katanya. "Pas akad, badan aku bergetar hebat," aku Ilyas.
Tak hanya itu, dia juga sempat menangis setelah acara prosesi akad nikah dilaksanakan. Hal itu diungkapkan Nabila LIDA. "Dia juga nangis, aku nggak tahu kalau dia nangis. Kalau di sini kan cewek cowoknya nggak bisa duduk bareng kalau belum halal. Aku jauh dari tempat Ilyas waktu akad," jelas Nabila.
Kebahagiaan pernikahan Ilyas Bachtiar-Nabila LIDA sempat kurang lengkap di acara akad nikah. Pasalnya, ibunda Ilyas tidak bisa hadir ke Aceh untuk menyaksikan putra kesayangannya menikahi perempuan dambaan hatinya.
"Mamaku lagi sakit, aku sudah bicara sama mama ya sudah nggak apa-apa. Kasihan lagi sakit jauh-jauh datang ke Aceh. Mungkin pas resepsi hadirnya," katanya tanpa merinci lebih lanjut ihwal sakit yang diderita ibunda.
Ilyas Bachtiar menikahi Nabila LIDA dengan mas kawin berupa 80 gram emas. Pasangan ini rencananya akan melengkapi kebahagiaan pernikahan dengan menggelar resepsi pernikahan di Aceh dan Jakarta yang akan digelar awal tahun depan.
"Untuk tanggalnya belum, masih dibicarakan sama keluarga. Antara Februari-Maret tahun depan. Resepsinya di Aceh lebih dahulu," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
