
Pasangan suami-istri Dinda Hauw dan Rey Mbayang kini sangat berbahagia atas lahirnya anak pertama mereka di RSIA Bina Medika Bintaro, Minggu (20/6).
JawaPos.com — Pasangan suami-istri Dinda Hauw dan Rey Mbayang kini sangat berbahagia atas lahirnya anak pertama mereka di RSIA Bina Medika Bintaro, Minggu (20/6). Persalinan ini awalnya diniatkan bakal dilangsungkan melalui proses normal, namun sayangnya dalam perjalannya terpaksa harus dilakukan tindakan caesar.
Dinda Hauw dan Rey Mbayang mengungkapkan persalinan terpaksa dilakukan secara caesar. Menurut mereka, itu karena sudah pecah ketuban cukup lama terhitung sejak Jumat (19/6). Sabtu keesokan harinya air ketuban yang keluar semakin banyak.
“Kenapa kita memutuskan caesar karena ada suatu hal sih,” ucap Dinda Hauw dalam jumpa pers virtual Senin (21/6).
Dokter pun melakukan tindakan dengan memberikan induksi dan antibiotik untuk merangsang proses bukaan supaya bisa berjalan lebih cepat. Akan tetapi apa yang diharapkan ternyata tidak terjadi. Proses bukaan berjalan sangat lambat padahal ketuban pecah sudah hampir 24 jam. Tak mau ambil risiko, dokter akhirnya memutuskan melakukan tindakan caesar.
“Untuk menghindari infeksi pada bayinya akhirnya dilakukan tindakan caesar. Anak pertama mereka lahir pada Minggu sekitar pukul 13.28 WIB,” ungkap dokter Agriana Puspitasari yang membantu proses persalinan.
Pada saat persalinan berlangsung, Rey Mbayang ikut menemani. Dia mengaku sangat deg-degan melihat pengalaman pertama menemani sang istri melahirkan. Namun karena percaya tim dokter memberikan tindakan yang terbaik, setidaknya hal itu dapat sedikit menenangkan hatinya.
Anak pertama Dinda Hauw dan Rey Mbayang lahir dengan berat 3.045 gram dan panjang 48,5 centimeter. Tidak lama usai lahiran, pasangan yang menikah pada 10 Juli 2020 itu memberi nama untuk buah hati pertama mereka. Namanya adalah Arshakalif Muhammad Mbayang.
“Tadinya kita mau pakai nama Alif karena anak pertama sesuai dengan huruf pertama Hijaiyah. Tapi ada nama yang lebih bagus Arshaka tapi Alif tetap kita masukkan. Artinya juga sangat bagus,” kata Dinda Hauw.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
