Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Februari 2023 | 14.07 WIB

Rumitnya Peran Adipati Dolken di Film Para Betina Pengikut Iblis

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Karakter yang dimainkan aktor Adipati Dolken sama sekali berbeda dibandingkan dengan film-film dia sebelumnya. Dia memerankan karakter sebagai iblis dan perannya bisa dibilang cukup kompleks. Sebab dia bisa bersuara seorang laki-laki, perempuan, dan bahkan bisa bersuara seperti anak-anak.

Rako Prijanto selaku sutradara mengatakan, sosok iblis yang hendak diperlihatkannya dalam film Para Betina Pengikut Iblis tidak terpatok oleh jenis kelamin tertentu.

"Iblis di sini tidak ada jenis kelaminnya. Dia bisa mengeluarkan suara bermacam-macam," ujar Rako di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (10/1).

Cara Adipati Dolken tertawa dalam film ini juga cukup khas. Adipati mengaku hal itu dikreasikannya sendiri sesuai dengan imajinasinya. Sebenarnya ada beberapa jenis tertawa yang dibuatnya namun pada akhirnya dikerucutkan pada satu jenis saja.

"Gua kreasi sendiri dulu, tapi gua kan butuh validasi. Orang pertama yang gua minta tanggapannya ya istri gua. Kalau istri gua suka, mudah-mudahan penonton juga suka," katanya.

Bukan hanya soal cara tertawa. Adipati Dolken juga mengkreasikan sendiri terkait gestur tubuh dan suara yang dimunculkannya di film Para Pengikut Iblis. Adipati bisa berimajinasi secara bebas sebab merasa tidak ada gambaran khusus tentang sosok iblis.

"Karena gua nggak tahu iblis seperti apa, sifat-sifat buruk manusia saja yang gua pakai. Sebenarnya berangkat dari situ," paparnya.

Proses make-up untuk mengubah Adipati Dolken menjadi iblis cukup lama prosesnya, membutuhkan waktu sekitar 4 jam di hari pertama syuting. Namun pada hari kedua dan selanjutnya, durasi pakai make up dapat dipangkas setelah mulai ditemukan suatu pola."Di akhir-akhir syuting proses make up cuma 1,5 jam jadi," katanya.

Selain itu, Adipati Dolken juga menggunakan soflens. Ini pengalaman pertama bagi Adipati menggunakan soflens sepanjang hidup demi tuntutan perannya di film.

"Terus terang pakai softlens sebenarnya lumayan takut. Satu hal yang paling gua takut sentuh adalah mata. Tapi akhirnya gua memberanikan diri pakai softlens karena itu penting buat karakter," tandas Adipati Dolken.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore