
Ilustrasi pelaku kejahatan Pedofilia
JawaPos.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sudah meminta penjelasan terhadap stasiun televisi Indosiar buntut dari polemik sinetron Suara Hati Istri: Zahra yang menuai protes dari banyak orang hingga trending di Twitter selama dua hari terakhir. Dari pembicaraan yang berlangsung, KPI dan Indosiar menghasilkan sejumlah poin kesepakatan.
"KPI telah meminta Indosiar untuk memberikan penjelasan terkait sinetron Suara Hati Istri episode Zahra yang melibatkan pemeran perempuan di bawah umur (15 tahun) dan terlibat dalam adegan sebagai seorag istri," kata Wakil Ketua KPI Pusat Mulyo Hadi Purnomo kepada JawaPos.com Rabu (2/6).
Salah satu perbaikan yang akan dilakukan Indosiar dalam waktu dekat adalah mengganti pemeran Zahra yang sempat diperankan oleh artis pendatang baru Lea Ciarachel Forneaux. Ia akan diganti dengan pemain lain yang sudah berusia dewasa.
"Indosiar menerima semua masukan dan akan segera mengganti pemeran dalam 3 episode mendatang pada sinetron tersebut," kata Mulyo Hadi Purnomo lebih lanjut.
Dia melanjutkan, Indosiar ke depannya akan menjadikan usia pemeran sebagai acuan untuk mengingatkan rumah produksi supaya menggunakan artis yang usianya sudah di atas 18 tahun untuk karakter peran yang sudah menikah.
"KPI meminta Indosiar dan TV lain memperhatikan jam tayang dan kepatutan konten atau isi di setiap program yang ditayangkan, terutama yang ditayangkan pada jam anak menonton atau sebelum pukul 22.00 WIB," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sinetron Suara Hati Istri: Zahra menuai protes dari banyak orang dan menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Mereka menilai sinetron itu mengampanyekan pernikahan anak di bawah umur dan pedofilia.
Karakter Zahra yang diperankan oleh Lea Ciarachel Forneaux disorot netizen karena di usianya yang belum genap 15 tahun sudah memerankan karakter sebagai Zahra, istri ketiga Pak Tirta yang diperankan oleh Panji Saputra. Usia Lea Ciarachel dianggap tidak pantas memerankan karakter Zahra.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
