
Ilustrasi: Platform Video on Demand (VoD) Netflix. (Decider).
JawaPos.com - Buat pasar yang lebih luas dan masih dalam upaya mendongkrak kembali jumlah pelanggan mereka yang sempat anjlok, Netflix dikabarkan siap merilis paket berlangganan baru. Lebih murah, skema berlangganan yang disiapkan ini di dalamnya akan disisipkan iklan.
CEO Netflix Ted Sarandos telah mengkonfirmasi bahwa mereka berencana untuk memperkenalkan paket langganan yang didukung iklan ke daftarnya. Hal ini diungkap dalam sebuah wawancara di festival periklanan Cannes Lions saat ditanya oleh The Hollywood Reporter.
Sebuah laporan oleh The New York Times sebelumnya juga mengkonfirmasi bahwa perusahaan berencana untuk meluncurkan rencana tersebut pada akhir tahun ini.
Seperti sudah disinggung di atas, Netflix sangat membutuhkan pelanggan baru. Anjloknya pelanggan berbayar telah menghambat pertumbuhan pendapatan perusahaan.
Itu juga salah satu alasan mengapa perusahaan harus berpisah dengan hampir 300 karyawannya dalam waktu enam bulan. Rencana yang didukung iklan diharapkan dapat membuat segalanya sedikit lebih baik bagi perusahaan sekarang karena dengan harga yang lebih murah bisa memikat konsumen.
“Kami telah meninggalkan segmen pelanggan besar, yaitu orang-orang yang mengatakan: 'Hei, Netflix terlalu mahal untuk saya dan saya tidak keberatan beriklan,'” kata Sarandos selama panggung Cannes Lions dengan podcast Sway dan pembawa acara Kara Swisher.
“Kami menambahkan tingkat iklan; kami tidak menambahkan iklan ke Netflix seperti yang Anda kenal sekarang. Kami menambahkan tingkat iklan untuk orang-orang yang mengatakan, 'Hei, saya ingin harga yang lebih rendah dan saya akan menonton iklan," lanjut Sarandos.
Sebagaimana diketahui, Netflix saat ini masih menjadi raksasa streaming terbesar dengan 222 juta pelanggan, tetapi hilangnya pelanggan berbayar pada kuartal pertama 2022 telah berdampak besar pada perusahaan.
Perusahaan masih berusaha untuk keluar dari pukulan yang disebabkan oleh hilangnya pelanggan. Itu tidak hanya berdampak pada bisnis raksasa streaming, tetapi begitu banyak karyawan harus melepaskan pekerjaan mereka di Netflix.
Sebelumnya, mengutip The Variety, Netflix mengkonfirmasi bahwa mereka telah "dengan sedih melepaskan 300 karyawan". Laporan tersebut mengungkapkan bahwa sebagian besar kehilangan pekerjaan terjadi di Amerika Serikat (AS) dan terjadi di beberapa divisi bisnis.
Variety melaporkan bahwa Netflix memiliki total 11.000 karyawan. Jadi putaran terakhir PHK telah mempengaruhi sekitar dua persen dari tenaga kerjanya.
“Sementara kami terus berinvestasi secara signifikan dalam bisnis ini, kami membuat penyesuaian ini sehingga biaya kami tumbuh sejalan dengan pertumbuhan pendapatan kami yang lebih lambat,” kata juru bicara Netflix dalam sebuah pernyataan.
“Kami sangat berterima kasih atas semua yang telah mereka lakukan untuk Netflix dan bekerja keras untuk mendukung mereka melalui transisi yang sulit ini," tandas juru bicara Netflix. (*)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
