
Jumpa pers trilogi "Dan Bila Esok" di bilangan Senayan, Jakarta. (Abdul Rahman/JawaPos.com
JawaPos.com - Perjalanan hampir tiga dekade di industri musik Indonesia membawa Chandra Satria melewati beragam panggung dan pengalaman. Mengawali karier sebagai penyanyi latar Chrisye, Chandra kemudian membangun identitasnya sebagai penyanyi solo sekaligus performer yang terlibat dalam berbagai produksi teater musikal.
Kini, Chandra menghadirkan babak baru dalam perjalanan kreatifnya melalui “Dan Bila Esok”, sebuah trilogi musik dan visual yang menggabungkan lagu, karakter, serta cerita dalam satu rangkaian karya.
Berbeda dari perilisan lagu pada umumnya, proyek ini dirancang sebagai perjalanan naratif yang mengajak pendengar mengikuti kisah melalui tiga lagu yang saling terhubung. Ketiganya adalah “Saat Denganmu”, “Dan”, dan “Pilihan”, yang dikembangkan menjadi rangkaian video musik dengan kesinambungan cerita.
Bagi Chandra, pendekatan tersebut berangkat dari keyakinannya bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyampaikan kisah dan membangun ikatan emosional dengan pendengarnya.
“Saya selalu percaya bahwa lagu itu punya cerita. Setelah sekian lama berada di dunia musik dan pertunjukan, saya ingin membawa cerita tersebut lebih jauh. Bukan hanya didengar, tetapi juga bisa dilihat, dirasakan, dan diikuti perjalanannya,” ujar Chandra Satria.
Melalui “Dan Bila Esok”, ia ingin memperluas pengalaman menikmati musik. Lagu tidak hanya menjadi karya audio, tetapi juga medium untuk menghadirkan karakter, emosi, dan perjalanan cerita yang dapat diikuti dari awal hingga akhir.
Karier Chandra Satria mulai berkembang sejak era 1990-an. Salah satu pengalaman penting dalam perjalanan tersebut adalah ketika ia menjadi penyanyi latar Chrisye dan terlibat dalam sejumlah pertunjukan bersama sang legenda maupun penyanyi senior Indonesia lainnya.
Pengalaman berada di belakang penyanyi utama memberinya kesempatan untuk memahami berbagai aspek pertunjukan, mulai dari penghayatan lagu hingga cara membangun hubungan emosional dengan para penonton.
Seiring waktu, Chandra kemudian mengembangkan karier sebagai penyanyi solo. Sejumlah album yang pernah dirilisnya antara lain Dari Hati Terdalam, Ingatlah Diriku, serta Ketika Itu dan Kini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022